Pasca Lebaran, Ketersediaan Bahan Pokok di Kabupaten Kediri Terpantau Aman dan Surplus

Pasca Lebaran, Ketersediaan Bahan Pokok di Kabupaten Kediri Terpantau Aman dan Surplus
Bahan pokok di pasca lebaran di Kabupaten Kediri tersedia dan aman (bakti)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Ketersediaan bahan pokok dan pangan strategis di Kabupaten Kediri pada bulan April 2025 pasca Lebaran dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri mencatat hampir seluruh komoditas pangan mengalami surplus.

Kepala Bidang Ketersediaan, Distribusi, dan Kerawanan Pangan DKPP Kabupaten Kediri, Arbai, menjelaskan bahwa persediaan beras mencapai 52.045,4 ton, jauh melampaui kebutuhan April sebesar 9.707,8 ton, sehingga menghasilkan surplus 42.337,6 ton. Dari jumlah tersebut, produksi diperkirakan sebesar 20.045,4 ton.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Untuk komoditas hortikultura, ketersediaan bawang merah tercatat 769 ton, dengan estimasi produksi 723,5 ton dan kebutuhan 387,7 ton. Artinya, terdapat surplus sebesar 381,4 ton. Begitu pula dengan cabai rawit yang memiliki total stok 7.019,5 ton dan produksi 6.989 ton, sementara kebutuhan hanya 275,5 ton, menciptakan surplus besar mencapai 6.744 ton.

Baca juga : Disnaker Kabupaten Kediri Tegaskan Tidak Ada Warganya yang Jadi Korban TPPO

“Stok minyak goreng juga aman. Tersedia 2.121 ton dengan kebutuhan 1.821,2 ton dan surplus 299,8 ton,” terang Arbai.

Ia menambahkan, daging sapi tersedia 295,9 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan 99,4 ton, menghasilkan surplus 195,5 ton. Untuk daging ayam ras, tersedia 1.286,6 ton dengan kebutuhan 774,8 ton dan surplus 511,7 ton. Sementara itu, telur ayam mencatat produksi 5.650,9 ton, dengan total ketersediaan 5.729,3 ton dan kebutuhan 842,2 ton, menciptakan kelebihan pasokan sebesar 4.887,1 ton.

Pada komoditas jagung, produksi bulan April mencapai 14.632,2 ton, sementara ketersediaan total mencapai 20.632,2 ton. Dengan kebutuhan sebesar 19.931,2 ton, Kabupaten Kediri masih mencatat surplus sebesar 701 ton.

Baca juga : Hampir 99 Ribu Wisatawan Kunjungi Destinasi Wisata Kabupaten Kediri Selama Libur Lebaran

“Gula pasir juga mencatatkan ketersediaan aman dengan produksi 22.823,3 ton. Persediaan bulan April sebesar 1.208,3 ton, sementara kebutuhan hanya 721,2 ton. Surplusnya 487,1 ton,” jelas Arbai.

Sedangkan untuk kedelai, tersedia 1.298,2 ton dengan kebutuhan 1.282,6 ton, mencatat surplus tipis sebesar 15,6 ton.

Secara keseluruhan, Arbai memastikan bahwa kondisi pasokan bahan pokok dan pangan strategis di Kabupaten Kediri pada bulan April setelah Lebaran dalam kondisi aman dan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.***

Reporter :Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *