JAKARTA, LINGKARWILIS.COM – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) memberikan penghargaan terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2025.
Dilansir dari laman Tribratanews.polri.go.id, menurut PB HMI, upaya Polri berhasil menciptakan kelancaran perjalanan sekaligus menurunkan angka kecelakaan secara signifikan.
Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan, menyampaikan bahwa langkah-langkah pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang diterapkan Polri selama musim mudik tahun ini layak mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat.
“Peran Polri sangat vital dalam memastikan mudik berjalan tertib dan aman. Kami mencatat penurunan angka kecelakaan hingga 30 persen dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya dalam keterangan pers pada Jumat (11/4/2025).
Baca juga : Kondisi Gaza Memprihatinkan, Tim Medis MER-C Desak Gencatan Senjata Permanen
Ia juga menilai bahwa strategi rekayasa lalu lintas yang diterapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan di berbagai titik rawan kemacetan. Hal ini menunjukkan bahwa perencanaan dan koordinasi lapangan berjalan secara efektif.
Dukungan atas suksesnya pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 juga datang dari Presiden Prabowo Subianto. Ia memuji sinergi antara Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, Jasa Raharja, dan Jasa Marga yang telah bekerja keras selama masa mudik.
Presiden menilai, meskipun jumlah pemudik tahun ini tergolong tinggi, situasi di lapangan tetap terkendali, aman, dan minim hambatan berarti. Penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara nasional dianggap sebagai cerminan keberhasilan koordinasi lintas lembaga.
Baca juga :Presiden Prabowo : Indonesia -Turki Harus Jadi Pilar Perdamaian Dunia Islam dan Global South
“Pengamanan mudik tahun ini menunjukkan bahwa seluruh pihak memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan masyarakat,” ungkap Prabowo dalam pernyataannya sebelumnya.
Kesuksesan mudik Lebaran 2025 pun menjadi bukti bahwa sinergi antarlembaga dan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum terus tumbuh positif.***
Editor : Hadiyin





