Daerah

Proyek Talud Penahan Jalan dari Dana Prodamas di Kelurahan Blabak Diduga Tanpa Usulan RT dan Lokasinya Masuk Wilayah Kabupaten Kediri

Pembangunan Talud Penahan Jalan dari Dana Prodamas di Kelurahan Blabak Diduga Tanpa Usulan RT dan Lokasinya Masuk Wilayah Kabupaten KediriLokasi pembangunan Talud Penahan Jalan di Blabak

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Persoalan pembangunan di Kelurahan Blabak terus bermunculan. Setelah mencuat masalah pengembang perumahan nakal di Kelurahan Blabak yang tidak menyediakan fasum dan fasos, kini masalah pembangunan dari dana Prodamas santer menjadi perbincangan warga.

Salah satunya pembangunan infrastruktur yang  bersumber dari dana Prodamas tahun 2022 di RT 24 RW 09. Sebagian dana Prodamas di RT 24 tersebut dikabarkan digunakan untuk membangun talud penahan jalan padahal itu bukan usulan dari RT.

Bahkan talud penahan jalan  yang dibangun dengan dana Rp 50 juta tersebut diduga masuk wilayah Desa Ngreco Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Berikut Ini Deretan Perumahan di Kota Kediri yang Tidak Pakai Air Jaringan PDAM, Paling Banyak di Kecamatan Pesantren

Hal itu dibenarkan Zainal Abidin, Ketua RT 24 RW 9. Kata dia, dalam penggunaan dana Prodamas 2022, RT 24 tidak mengusulkan pembangunan talud penahan jalan tersebut namun tiba-tiba muncul pengerjaan itu yang diduga masuk wilayah Kabupaten Kediri.

“Usulan warga saya terkait infrastruktur diabaikan malah muncul proyek talud penahan jalan ,” ujarnya serius, Sabtu (28/10/2023).

Zainal Abidin menilai prinsip partisipatif tidak digunakan di Kelurahan Blabak dimana seharusnya anggota masyarakat di lingkungan RT berperan aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pelestarian kegiatan pembangunan yang dananya bersumber dari Prodamas.

“Kalau pembangunan talud penahan jalan  itu dari dana Prodamas RT 24, seharusnya warga saya ikut dilibatkan tapi blas tidak ada mas,” lanjutnya.

Baca Juga: Praktisi Hukum : Perlu Sanksi Berat Agar Pengembang Perumahan di Kota Kediri Tidak Seenaknya

“kalau dana Prodamas untuk tanggul itu dananya turun dan dananya dari RT 24 seharusnya ada tandatangan saya to sebagai ketua RT, saya blas tidak tandatangan, saya sumpah tidak tanda tangan, sudah tidak usah sumpah, buktinya saja mana, sama tidak dengan tanda tangan saya,” sambungnya.

Peta Batas Kota Kediri
Peta Batas Kota Kediri
Peta Batas Kota Kediri, Pembangunan Tanggul Sungai dari Dana Prodamas di Kelurahan Blabak Diduga Tanpa Usulan RT dan Lokasinya Masuk Wilayah Kabupaten Kediri
Peta Batas Kota Kediri

Melihat peta batas wilayah Kota Kediri yang dimiliki oleh Pemkot Kediri yang bersumber dari BAPPEDA Kota Kediri, tempat pembangunan talud penahan jalan tersebut memang berada di daerah perbatasan. Yaitu wilayah Kelurahan Blabak Kota Kediri dan Desan Ngreco Kabupaten Kediri.

Peta tersebut bisa diakses pada laman satu peta kota kediri, atau melalui link https://satupeta.kedirikota.go.id/katalog/peta-tematik/peta-batas-administrasi-kelurahan-kota-kediri

Sementara itu ditemui jurnalis LINGKARWILIS.COM, Udin, bendahara Pokmas Sakti mengaku pembangunan talud penahan jalan sungai yang berbatasan dengan wilayah Ngreco Kecamatan Kandat biayanya Rp 50 juta dan sudah menjadi program serta sesuai RAB. Namun dia mengaku tidak mengetahui proses pengajuannya.

“ya, Itu dana Prodamasnya RT 24, namun saya tidak tahu awal usulan atau pengajuannya,” kata Udin.
Selain itu, kata Udin, proses pembangunan talud penahan jalan tersebut tetap melibatkan warga sekitar termasuk RT 24.

“Ada, ada yang dilibatkan dalam proses pembangunannya,” tambahnya.

Sedangkan terkait lokasi pembangunan talud penahan jalan apakah masuk wilayah kota atau Kabupaten Kediri, ketika jurnalis Lingkarwilis.com mencoba mengkonfirmasi masalah itu ke Miftahul Nurjanah, pendamping Prodamas Kelurahan Blabak, dia mengatakan lokasinya masuk wilayah Kota Kediri.

“Ya saya ikut ke lokasi dan itu menurut pak lurah masuk Kota Kediri,” ujar Mifta. ***.

Reporter : Agus Sulistio Budi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply