Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Nganjuk secara resmi menggulirkan program unggulan bertajuk DESA IMAN (Imunisasi Mantap) sebagai langkah konkret untuk menanggulangi Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) serta mengurangi prevalensi stunting pada anak balita.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan pentingnya imunisasi lengkap dalam membentuk generasi masa depan yang sehat dan tangguh.
“Kesehatan anak-anak bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh. Imunisasi harus menjadi perhatian serius kita bersama,” ucapnya, Senin (21/7/2025).
Program ini bertujuan memastikan seluruh anak di Nganjuk menerima imunisasi dasar secara lengkap. Diharapkan, peningkatan cakupan imunisasi ini turut berdampak positif pada penurunan angka stunting.
Baca juga : Disarpus Kabupaten Kediri Hadirkan Mobil Pustaka Keliling untuk Dukung Pembelajaran di SRMA
Sebagai bentuk transparansi, data cakupan imunisasi balita akan ditempel di Posyandu masing-masing. Orang tua, khususnya para ibu, didorong untuk aktif mengisi dan memperbarui data demi mempercepat tercapainya target imunisasi di setiap desa.
Peluncuran program ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023, terutama Pasal 44 yang menjamin hak setiap bayi dan anak untuk mendapatkan imunisasi.
Marhaen pun menekankan bahwa pemerintah daerah bersama keluarga memiliki tanggung jawab kolektif dalam memastikan kelangsungan program imunisasi demi generasi yang sehat.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga memperkenalkan gerakan tambahan bernama GEMA Si Batur (Gerakan Masyarakat Sambang Ibu Bayi Sehat dan Berbagi Telur).
Inisiatif ini mengajak masyarakat menyumbangkan telur yang akan didistribusikan kepada balita, ibu hamil, lansia, serta anak-anak yang mengalami stunting sebagai upaya perbaikan gizi.
Pengumpulan telur dilakukan secara rutin setiap bulan melalui kegiatan pleno PKK baik di tingkat desa maupun kecamatan. Program ini diharapkan menjadi kontribusi nyata warga dalam mempercepat penurunan stunting di Nganjuk.
“Mari kita bahu-membahu — pemerintah, kader kesehatan, dan seluruh warga — menyukseskan program DESA IMAN. Dengan kerja sama yang kuat, kita optimis bisa mencetak generasi yang sehat, kuat, dan bebas dari stunting serta penyakit menular,” pungkas Marhaen.
Program ini sebelumnya telah diresmikan dalam acara yang digelar di Pendopo Kecamatan Patianrowo pada Kamis, 17 Juli 2025.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin






