KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Tenaga Kerja (UMTK) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI menyelenggarakan Pelatihan Kompetensi SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tahun 2025.
Kegiatan yang mengusung tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (10/11) hingga Rabu (12/11), di Aula Tri Brata RS Bhayangkara Kediri.
Kepala Dinas Koperasi dan UMTK, Eko Lukmono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan manajerial dan pemahaman hukum bagi pengurus KKMP di 46 kelurahan se-Kota Kediri. Dengan bekal tersebut, diharapkan pengurus mampu mengelola koperasi secara profesional, modern, dan berkelanjutan.
“Kami diminta Kementerian Koperasi untuk menyiapkan pelatihan bagi pengurus KKMP. Setiap koperasi mengirimkan dua pengurus sebagai peserta. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang evaluasi kesiapan koperasi yang telah terbentuk dan kini seluruhnya sudah memiliki badan hukum,” ujar Eko.
Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa pelaksanaan program Koperasi Merah Putih merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai pergudangan dan kelengkapan koperasi desa/kelurahan.
Pemerintah daerah, lanjutnya, memiliki peran penting dalam penyediaan lahan minimal 1.000 meter persegi yang dapat digunakan untuk pembangunan gerai koperasi.
“Kami tengah mendata aset pemerintah daerah yang bisa dimanfaatkan sebagai lokasi pendirian KKMP. Koordinasi juga terus dilakukan dengan camat dan lurah, dan progresnya saat ini telah mencapai sekitar 70 persen,” terangnya.
Selama tiga hari pelatihan, peserta akan mendapatkan berbagai materi seputar manajemen koperasi, strategi bisnis, penyusunan rencana anggaran, kepatuhan hukum, hingga pengembangan inovasi dan digitalisasi koperasi. Narasumber berasal dari kalangan akademisi, fasilitator, serta pendamping koperasi berpengalaman.
Baca juga : Dinkes Kota Kediri Perkuat Kader Lewat Edukasi Tatalaksana TBC, Targetkan Capaian 72 Persen
Eko berharap, pelatihan ini melahirkan pengurus yang inovatif, transparan, dan akuntabel dalam mengelola koperasi. Ia menegaskan, keberadaan KKMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat, membuka lapangan kerja, sekaligus menekan angka kemiskinan.
“Koperasi Merah Putih merupakan bentuk nyata pemberdayaan ekonomi rakyat sekaligus bagian dari program prioritas nasional. Karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk aktif menyebarluaskan informasi tentang KKMP melalui berbagai kanal, baik media sosial maupun media massa,” pungkasnya.***
Editor : Hadiyin






