Pemkot Kediri Ikuti Side Event Urgensi Clearance Belanja TIK di Tingkat Daerah, Awali Rangkaian Musrenbangnas 2024

Pemkot Kediri Ikuti Side Event Urgensi Clearance Belanja TIK di Tingkat Daerah, Awali Rangkaian Musrenbangnas 2024Acara Urgensi Clearance Belanja TIK (humas)
Kediri, LINGKARWILIS.COM  – Pemkot Kediri mengambil bagian dalam sosialisasi mengenai urgensi clearance belanja Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di tingkat daerah sebagai bagian dari rangkaian persiapan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024.
Kegiatan ini diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh 581 pemerintah daerah setingkat kabupaten/kota di Indonesia, serta dipimpin oleh Kementerian Perencana Pembangunan Nasional/Badan Perencana Pembangunan Nasional Republik Indonesia.

Dalam sosialisasi ini, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri menyatakan bahwa kehadiran mereka merupakan komitmen untuk mendukung upaya pemerintah pusat dalam transformasi digital dan keterpaduan layanan digital nasional.

Apip Permana, Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri, menekankan pentingnya sosialisasi ini dalam meminimalisir kesalahan selama proses optimalisasi, terutama dalam clearance belanja TIK.
“Jadi dalam proses pelaksanaanya bisa sesuai aturan dan pakem yang ada sehingga dapat meminimalisasi kesalahan dan percepatan transformasi digital dapat segera tercapai secara utuh,”imbuhya.

Sementara itu Erwin Dimas, Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan dari Kementerian PPN/Bappenas, menjelaskan bahwa upaya ini sejalan dengan fokus prakarsa Peraturan Presiden mengenai percepatan transformasi digital.

 Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memastikan efektivitas dan efisiensi perencanaan dan penganggaran Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Satu Data Indonesia (SDI) di setiap kementerian.

Dalam pelaksanaan clearance TIK tingkat daerah, instansi terkait, seperti Sekretaris Daerah, Ortala, Inspektorat, Diskominfo, BPKAD, dan Bappeda akan terlibat dari proses verifikasi hingga pemberian rekomendasi clearance TIK tingkat daerah. Erwin menekankan pentingnya pemahaman setiap instansi terkait mengenai manfaat, ruang lingkup, kriteria, mekanisme, serta kendala dan evaluasi dari pelaksanaan clearance belanja TIK.

Partisipasi Pemkot Kediri dalam kegiatan ini menunjukkan keseriusan dalam mendukung transformasi digital dan keterpaduan layanan digital nasional, serta memastikan bahwa proses perencanaan dan penganggaran terkait TIK berjalan efektif dan efisien.

“Diharapkan melalui kegiatan ini setiap instansi terkait utamanya pemerintah Daerah dapat memahami manfaat clearance belanja TIK, ruang lingkup dan kriteria clearance belanja TIK, mekanisme penyelenggara clearance belanja TIK, linimasa dan strategi implementasi clearance belanja TIK, kendala dan evaluasi dari pelaksanaan clearance belanja TIK pusat,”tutur dia.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply