Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri menyalurkan 8.000 dosis vaksin khusus untuk sapi perah di wilayah Kabupaten Kediri pada awal Maret ini.
Program vaksinasi ini bertujuan menjaga kesehatan ternak dan memastikan stabilitas produksi susu di daerah tersebut.
Kabupaten Kediri memiliki populasi 10.000 ekor sapi perah, yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Ngancar, Wates, Kepung, Puncu, dan Plosoklaten.
Baca juga : Harga Buah di Kediri Melonjak Jelang Lebaran, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli
Hingga saat ini, kondisi sapi perah di wilayah tersebut tetap dalam pengawasan DKPP untuk mencegah penyakit menular, khususnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Plt. Kepala DKPP Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, melalui drh. Yuni Ashmawati selaku Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan), menegaskan bahwa vaksinasi ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kesehatan sapi perah dan menjaga kontinuitas produksi susu.
“Kami bersinergi dengan peternak agar sapi perah tetap sehat sehingga produksi susu tidak terganggu. Hal ini juga memudahkan peternak dalam menjual hasil produksi mereka ke perusahaan susu di Indonesia,” ujar Yuni.
Baca juga : BPOM Kediri Gelar Sidak Takjil Ramadan, Hasil Uji Sampel Aman
Dengan adanya vaksinasi ini, diharapkan kualitas susu yang dihasilkan tetap sehat dan berkualitas, sehingga kerja sama antara peternak sapi perah Kabupaten Kediri dan industri susu nasional dapat terus berlanjut.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





