Kediri, LINGKARWILIS.COM – Menjelang Lebaran Idulfitri 2025, harga buah di Kabupaten Kediri mengalami lonjakan tajam seiring meningkatnya harga bahan pokok dan sayur-mayur.
Kondisi ini membuat pedagang buah kelimpungan karena daya beli masyarakat ikut menurun.
Kateman, seorang pedagang buah di Desa Mojo, Kecamatan Mojo, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini berdampak langsung pada omzet dagangannya.
“Biasanya menjelang lebaran pembeli meningkat, tapi sekarang sepi karena harga naik,” ujarnya, Minggu (9/3/2025).
Baca juga : Longsor Akibat Kubangan Tambang Pasir Ilegal, Akses Jalan Dusun di Nglegok, Blitar Sempat Terputus
Beberapa jenis buah mengalami kenaikan harga signifikan. Misalnya, jeruk yang sebelumnya Rp16.000 per kilogram kini menjadi Rp20.000, duku naik dari Rp12.000 menjadi Rp17.000, melon melonjak dari Rp8.000 menjadi Rp18.000, dan garbis dari Rp6.000 naik ke Rp8.000 per kilogram.
Kenaikan harga ini dipicu oleh gangguan distribusi, serta melonjaknya harga bahan pokok.
Para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga agar usaha mereka tetap bertahan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri yang semakin dekat.***
Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin





