Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Kediri terus menunjukkan keseriusannya dalam mempercepat transformasi digital dan integrasi layanan digital nasional. Pada Selasa (1/10), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kediri menggelar rapat koordinasi dengan seluruh tenaga IT dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bertempat di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri.
Rapat ini bertujuan menyamakan visi dan persepsi mengenai peran serta fungsi tenaga IT di masing-masing OPD untuk mendorong efektivitas dan kolaborasi yang lebih kuat demi kemajuan digitalisasi di Kota Kediri. Bagus Alit, Sekretaris Daerah Kota Kediri, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar tenaga IT.
Bagus menjelaskan, arahan Presiden Joko Widodo mengenai keterpaduan layanan digital pemerintah adalah keharusan dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tantangan dunia digital, seperti duplikasi proses pengisian data pribadi dan risiko kebocoran data, menjadi alasan kuat untuk mempercepat penerapan sistem layanan terintegrasi dengan akses single-sign on (SSO).
Baca juga : Panwascam Pesantren Goes to School, Mendorong Partisipasi Pemilih Pemula di SMAN 3 Kota Kediri
“Pemerintah berupaya menciptakan layanan yang memudahkan masyarakat dengan satu portal untuk berbagai layanan, menghindari proses pengisian data yang berulang,” jelas Bagus Alit. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting bagi pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital.
Saat ini, terdapat 44 tenaga IT yang tersebar di seluruh OPD di Kota Kediri. Bagus berharap mereka dapat bekerjasama dan selalu siap berkontribusi saat dibutuhkan untuk mendukung percepatan digitalisasi. Ia juga mendorong kepala OPD untuk memberikan ruang bagi tenaga IT meningkatkan kapasitas mereka.
Rapat koordinasi ini akan ditindaklanjuti dengan pembuatan SK Tim, yang menggabungkan tenaga IT dari berbagai OPD guna memperkuat kolaborasi dan kinerja. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kominfo, Direktur RSUD Kilisuci, Kepala Bappeda, dan Kepala Bagian Hukum.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





