KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 250 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Kediri dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti kegiatan donor darah pada Selasa (18/11) pagi.
Agenda yang berlangsung di Aula Dinas Perkim Kabupaten Kediri ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Korpri ke-54 dan HUT Darma Wanita Persatuan ke-26. Kegiatan rutin tahunan tersebut selalu mendapat antusiasme tinggi dari para ASN.
Kepala UPTD PMI Pare, dr. Atine, menjelaskan bahwa calon pendonor harus menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap sebelum darah diambil. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, golongan darah, dan kadar hemoglobin (HB).
Baca juga : Dinkop Kota Kediri Mulai Data dan Tinjau Lokasi Pembangunan KKMP di Tiga Kecamatan
Jika kondisi kesehatan tidak memenuhi syarat, pendonor tidak diperkenankan mengikuti kegiatan. Rata-rata setiap pendonor menyumbangkan sekitar 350 mililiter darah.
“Hanya mereka yang benar-benar sehat dan terbiasa melakukan donor darah yang bisa mengikuti kegiatan ini. Setelah proses donor selesai, peserta juga mendapatkan makanan tambahan untuk memulihkan kebugaran. Donor darah ini merupakan kegiatan mulia karena setetes darah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Salah satu ASN, Badrus Soleh (52) dari Kelurahan Pare, menjadi perhatian karena telah 115 kali mendonorkan darahnya. Atas dedikasinya, ia memperoleh piagam penghargaan dan pin dari Presiden sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas kepedulian sosial yang tinggi.
Baca juga : Layanan Publik Tetap Diutamakan, Pemkot Kediri Optimis Meski TKD Turun Rp178 Miliar
“Setiap ada kegiatan donor darah di Pemkab Kediri, saya selalu ikut. Tahun ini menjadi kali ke-115 saya berdonor, dan saya bersyukur mendapat penghargaan dari Presiden,” ungkapnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin






