Kediri, LINGKARWILIS.COM – Harga daging ayam di Pasar Ngadiluwih pekan ini melonjak hingga Rp 35.000 per kilogram. Sebelumnya, harga masih berkisar Rp 33.000–Rp 34.000 per kilogram. Lonjakan harga dipicu permintaan tinggi, sehingga stok pedagang cepat habis bahkan sebelum siang hari.
Mak Komsiah (65), pedagang daging ayam setempat, mengungkapkan kenaikan harga mulai terasa sejak awal pekan. Ia menyiapkan stok sekitar 50–60 kilogram setiap hari, namun kerap ludes hanya dalam hitungan jam.
“Paling banyak pembeli dari langganan, seperti warung, rumah makan, dan ibu rumah tangga. Kadang pukul 12.00 sudah habis, kadang tersisa hanya sekilo atau dua kilo, yang biasanya saya bawa pulang untuk tetangga yang pesan,” jelas warga Kota Kediri itu, Minggu (21/9/2025).
Baca juga : Barista Asal Kediri Kelola 15 Outlet Kayuhan Caffe, Begini Cerita Perjuangannya
Menurutnya, menjaga kualitas jadi kunci agar pembeli puas. “Daging yang saya jual selalu segar, jadi pelanggan senang dan tidak kecewa,” tambahnya.
Kondisi serupa juga terjadi pada telur ayam. Ny. Umi, pedagang telur di Pasar Ngadiluwih, menyebut harga telur kini menembus Rp 28.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya. Dari stok 50 kilogram per hari, sekitar 30 kilogram biasanya terjual.
“Pelanggan setia tetap membeli meski harga naik, karena kebutuhan rumah tangga, selamatan, hingga warung makan tetap jalan. Kualitas telur juga selalu bagus karena stoknya baru,” terangnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





