Persik Kediri Boyong Kandang ke Blitar, Tiga Laga Disetujui, Non Persebaya

Persik Kediri Boyong Kandang ke Blitar, Tiga Laga Disetujui, Non Persebaya
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin ketika audiensi dengan Persik Kediri dan Arema FC di Kantor Wali Kota Blitar. (aziz)

Blitar, LINGKARWILIS.COM – Persik Kediri dipastikan akan berkandang di Stadion Supriadi, Kota Blitar, untuk tiga laga sisa musim ini. Keputusan ini diambil setelah Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, memberikan persetujuan dengan syarat menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Selain Persik Kediri, Arema FC juga telah lebih dulu menggunakan Stadion Supriadi sebagai kandang, meskipun hanya untuk satu laga terakhirnya. Kedua tim telah berdiskusi dengan Pemkot Blitar untuk membahas kesepakatan penggunaan stadion tersebut.

“Kami tidak menolak peminjaman stadion, tetapi ada komitmen yang harus dijaga, terutama terkait keamanan dan ketertiban,” ujar Syauqul Muhibbin, Kamis (6/3/2025).

Baca juga : Polres Kediri Gerebek Pabrik Miras Oplosan, Ratusan Botol Siap Edar Disita

Menurut Ketua Panpel Persik Kediri, Tri Widodo, kepindahan ke Kota Blitar bukan tanpa alasan. Stadion Brawijaya Kediri dinilai sudah tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan Liga 1 karena kondisi fasilitasnya yang kurang mendukung.

“Kami akan menyewa Stadion Supriadi untuk tiga laga sisa. Stadion Brawijaya tidak memungkinkan lagi digunakan tanpa renovasi total,” ungkapnya usai bertemu dengan Wali Kota Blitar.

Namun, dari empat laga yang tersisa, hanya tiga pertandingan yang disetujui digelar di Blitar. Laga Persik kontra Persebaya Surabaya tidak mendapat restu dari Pemkot Blitar, dengan alasan keamanan.

Baca juga : Disparbud Kabupaten Kediri Tetap Dukung Kegiatan Budaya di Tengah Efisiensi

“Ada pertimbangan keamanan, mengingat pernah terjadi insiden saat Persebaya bermain di sini sebelumnya,” jelas Tri Widodo.

Selain faktor keamanan, Stadion Supriadi dipilih karena fasilitasnya lebih memadai, termasuk pencahayaan stadion yang telah lolos uji kelayakan. Selain itu, jarak antara Kediri dan Blitar yang hanya sekitar 35 kilometer memudahkan mobilisasi pemain.

“Jika di Kediri, fasilitas stadion kurang memadai, terutama lampunya. Sedangkan di Blitar, semua sudah siap tanpa perlu renovasi besar,” tandasnya.***

Reporter: Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D