LINGKARWILIS.COM – Ngajeng Griya hadir di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan santri serta peziarah di kawasan Tambakrejo, Kecamatan Jombang.
Nama kedai Ngajeng Griya semakin dikenal ini, bukan sekadar tempat menikmati secangkir kopi tetapi juga menyuguhkan suasana damai, menu tradisional, dan atmosfer religius khas Jombang dalam satu paket lengkap.
Berlokasi tak jauh dari kompleks makam KH Wahab Chasbullah pendiri Nahdlatul Ulama dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Kedai Ngajeng Griya menjadi magnet bagi para santri, peziarah hingga masyarakat lokal. Buka mulai pukul 16.00 WIB hingga malam hari, menjadikannya tempat ideal untuk bersantai, rapat informal, hingga nonton bareng pertandingan olahraga.
Ardi Gagas, Pelaku Budidaya Belut di Desa Jabon, Kabupaten Kediri, Siap Dorong Inovasi Kuliner Lokal
“Minuman rosela banyak yang pesan, apalagi pas cuaca dingin. Tapi perwedangan khas Jawa juga tetap laris, terutama malam hari,” ujar Zaky Surur (20), penjaga kedai, saat ditemui pada Sabtu malam (5/7).
Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari minuman bunga rosela, perwedangan tradisional, es soda, ketan, hingga kopi racikan barista lokal. Semua disajikan dengan harga bersahabat, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 15.000.
Umar Al Faruq (26), peziarah asal Lamongan, mengaku menjadikan Ngajeng Griya sebagai tempat beristirahat wajib setelah berziarah. “Suasananya adem, nyaman, dan nggak bising.
Bisa sambil kerja, rapat santai, atau sekadar melepas penat. Seusai wisata religi, ngopi di sini pas banget. Apalagi tiap Sabtu malam ada live music, makin betah,” katanya.
Halal Bihalal di Gili Padi Cafe Meriah, Artis Kediri dan Ketua PWI Hadir
Live music akustik yang rutin digelar setiap akhir pekan menjadi daya tarik tersendiri. Musisi-musisi lokal kerap tampil membawakan lagu-lagu syahdu yang berpadu harmonis dengan atmosfer religius dan santai khas Tambakrejo.
Zaky menambahkan, Ngajeng Griya tidak hanya menjual produk, tetapi juga menjual suasana. “Kedai ini seolah menjawab kebutuhan masyarakat akan tempat nongkrong yang tak hanya menyuguhkan makanan dan minuman, tetapi juga suasana dan pengalaman,” ujarnya.
Dengan lokasinya yang strategis dan konsep yang menyentuh banyak sisi reliji, budaya, dan kekinian Ngajeng Griya berhasil menciptakan ruang yang mampu menjembatani tradisi dan gaya hidup masa kini. Tak heran, kedai ini kini menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut kehidupan Tambakrejo.
Reporter: Agung Pamungkas
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





