Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 16 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan seorang Linmas di Tulungagung mengalami kelelahan setelah Pemilu 2024. Bahkan, petugas Linmas tersebut sampai meninggal dunia Minggu (18/2/2024).
Muchammad Amarodin Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung menuturkan kelelahan para petugas Pemilu ini karena beban kerja yang berat, yang mengharuskan mereka bekerja lebih dari 24 jam untuk melakukan perhitungan dan rekap suara.
“Mayoritas dari mereka masih berusia muda,” ujar Amarodin.
Baca juga : 5 Rekomendasi Motor Listrik Ramah Lingkungan Buatan Indonesia, Harga Mulai Dari Rp 8 Jutaan!
Amarodin menambahkan, petugas yang sakit atau meninggal dunia mendapatkan bantuan pengobatan dan santunan.
Petugas yang sakit mendapatkan uang senilai Rp 5-10 juta, sedangkan yang meninggal dunia mendapatkan Rp 35 juta.
KPU memastikan bahwa bantuan tersebut akan diberikan langsung kepada petugas yang bersangkutan, sedangkan yang meninggal dunia diberikan pada keluarganya.
“Ini adalah komitmen untuk memberikan jaminan kesehatan bagi para penyelenggara Pemilu 2024,” ucapnya.***
Repoter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin





