Polres Ponorogo Amankan Puluhan Selongsong Petasan dari Dua Wilayah

Polres Ponorogo Amankan Puluhan Selongsong Petasan dari Dua Wilayah
Anggota Polsek saat berhasil mengamankan selongsong petasan (Sony)

PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Polres Ponorogo menggencarkan operasi penertiban petasan dan balon udara liar menyusul insiden ledakan mercon di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, yang terjadi pada Minggu (1/3/2026).

Dalam operasi yang dilakukan beberapa hari terakhir, polisi menemukan sebanyak 94 selongsong petasan berbagai ukuran di rumah warga Desa Paringan, Kecamatan Jenangan, Senin (2/3/2026). Selongsong tersebut diketahui masih kosong dan belum diisi bahan peledak.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Kapolres Ponorogo, Andin Wisnu Sudibyo, mengatakan selongsong tersebut diduga akan digunakan untuk merakit petasan.

“Ukurannya beragam, namun semuanya masih kosong. Dugaan kami selongsong tersebut akan digunakan untuk membuat petasan,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).

Selain temuan di Kecamatan Jenangan, polisi juga mengamankan kasus serupa di wilayah Polsek Sukorejo pada Rabu (4/3/2026). Saat itu, petugas mendapati 11 anak usia pelajar yang sedang merakit balon udara berukuran sekitar 10 meter.

Baca juga : SPPG Palmturi Anggrek Kediri Resmi Dibuka, Komitmen Layanan Gizi di Tengah Sorotan Publik

Balon udara yang masih setengah jadi tersebut kemudian diamankan bersama sejumlah barang bukti lainnya. Di antaranya 10 selongsong petasan berbagai ukuran serta sekitar 500 gram bubuk yang diduga sebagai bahan pembuatan petasan.

“Anak-anak tersebut langsung kami berikan pembinaan. Sementara barang bukti kami amankan ke polres,” tegasnya.

Menurut Andin, terungkapnya aktivitas tersebut berawal dari laporan para orang tua yang merasa curiga dengan aktivitas anak-anak mereka yang sering menerima paket berisi barang-barang tidak biasa.

“Mereka sering menerima paket seperti booster kelengkeng, lakban, hingga plastik. Karena merasa curiga, para orang tua akhirnya melaporkan ke polsek,” jelasnya.

Meski demikian, pihak kepolisian memilih memberikan teguran serta pembinaan kepada para pelajar yang terlibat. Langkah tersebut diambil sebagai upaya edukasi agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Baca juga : Dalam Sepekan, Damkar Kabupaten Kediri Amankan Lima Ular Piton Berukuran Besar

“Ada kesadaran dari masyarakat, khususnya orang tua. Kami memberikan pembinaan dan edukasi agar ke depan tidak terjadi lagi,” katanya.

Ia menambahkan, insiden ledakan petasan di Desa Plosojenar menjadi bahan evaluasi bagi jajarannya. Operasi penertiban petasan maupun balon udara liar akan terus dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa.

“Kasus di Plosojenar menjadi evaluasi kami. Operasi besar-besaran akan terus kami lakukan untuk mencegah kejadian serupa,” tandasnya.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *