Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, di rumah dinas Pringgitan pada Jumat (7/11/2025) sore.
Sugiri, yang akrab disapa Kang Giri, merupakan bupati ke-27 Ponorogo sekaligus satu-satunya kepala daerah yang berhasil menjabat dua periode melalui proses pemilihan langsung, mematahkan mitos politik di wilayah tersebut.
Sebelum terjun ke dunia politik, Sugiri dikenal aktif di dunia jurnalistik. Ia pernah bergabung dengan koran Duta Masyarakat Baru dan Harian Bangsa sebagai wartawan.
Perjalanan politiknya dimulai ketika ia terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai Demokrat untuk masa jabatan 2009–2015.
Setelah gagal dalam pencalonan bupati pada 2015, Sugiri kembali maju di Pilkada 2020 bersama Lisdyarita melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Pasangan ini kemudian dilantik pada 26 Februari 2021, bertepatan dengan hari ulang tahun Kang Giri yang ke-50.
Baca juga : Pencak Dor Kediri Jadi Ajang Persaudaraan Pesilat Nusantara, Meriahkan Hari Santri di Omah Sawah
Selama masa kepemimpinannya, Ponorogo menorehkan sejumlah prestasi. Kabupaten ini ditetapkan oleh UNESCO sebagai bagian dari jaringan kota kreatif dunia, sementara kesenian Reyog juga mendapat pengakuan sebagai warisan budaya takbenda ICH UNESCO.
Wujud kecintaannya terhadap budaya lokal itu diwujudkan lewat pembangunan Monumen Reyog setinggi 126 meter di kawasan tambang kapur Kecamatan Sampung, yang digadang-gadang akan menjadi monumen tertinggi di Indonesia, melampaui Garuda Wisnu Kencana di Bali.
Dari sisi pendidikan, Sugiri memulai sekolah dasarnya di SDN Gelangkulon, Kecamatan Sampung, pada 1978–1984, kemudian melanjutkan ke SMPN Badegan (1984–1987) dan SMKN 1 Jenangan (1987–1990).
Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Tritunggal Surabaya dan meraih gelar Sarjana Ekonomi (2002–2006), lalu melanjutkan studi magister di Universitas Dr. Soetomo Surabaya (2012–2014).
Baca juga : Tanggap Cepat DPUPR Kota Kediri, Jalan Berlubang di Timur Kantor Diperbaiki Setelah Dikeluhkan Warga
Namun, belum genap satu tahun menjalani periode keduanya sebagai Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko terjaring OTT KPK atas dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Ponorogo.
Dalam operasi tersebut, lembaga antirasuah juga mengamankan sejumlah pejabat, termasuk Sekretaris Daerah dan Direktur RSUD dr. Harjono.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin





