KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Peningkatan volume kendaraan di Kota Kediri diperkirakan akan mencapai puncaknya pada H-2 Lebaran. Selain kendaraan dari dalam kota, arus kendaraan dari berbagai daerah seperti Nganjuk, Tulungagung, Blitar, dan Pare juga diprediksi akan melintasi wilayah ini.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, baik sebelum maupun setelah Lebaran.
“Berdasarkan pengalaman tahun lalu, puncak arus lalu lintas terjadi pada H-2 hingga H+2 Lebaran. Kepadatan kendaraan di Kota Kediri sudah mulai terasa sejak saat itu,” ujar AKP Afandy Dwi Takdir, Rabu (26/3/2025).
Baca juga : Ribuan Umat Hindu Kediri Gelar Prosesi Melasti di Waduk Siman
Sejumlah titik rawan kepadatan telah diidentifikasi, termasuk Simpang Empat Mrican yang menjadi jalur utama kendaraan dari Nganjuk menuju Kediri, serta Simpang Empat Alun-Alun Kota Kediri yang dilalui arus kendaraan dari berbagai arah, seperti Tulungagung, Blitar, dan Pare.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, personel kepolisian akan disiagakan di Pos Pengamanan Mrican dan Pos Pelayanan Alun-Alun Kota Kediri. Selain itu, beberapa ruas jalan di pusat kota, seperti Jalan Hasanudin, Jalan PK Bangsa, Jalan Hayam Wuruk, Simpang Empat Lonceng, Jalan Dhoho, dan Jalan Patimura juga akan menjadi fokus pemantauan karena menjadi pusat perbelanjaan yang ramai dikunjungi warga sebelum dan setelah Lebaran.
“Kami akan menerapkan rekayasa lalu lintas dan menyiapkan jalur alternatif jika terjadi kepadatan kendaraan. Selain itu, kami juga mengandalkan sistem pemantauan CCTV yang terintegrasi dengan Dinas Perhubungan untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali,” tambah Afandy.
Baca juga : Jelang Lebaran, Jalan Doho Kediri Ramai tapi Omzet Pedagang Anjlok
Dengan berbagai langkah antisipatif ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran di Kota Kediri dapat berjalan lancar dan tertib.***
Reporter: Rizky Rusydianto
Editor: Hadiyin





