“Ada pula yang kualifikasi pendidikan yang tidak sesuai. Untuk sementara dibiarkan kosong,” katanya, Senin (15/1).
Dia menjelaskan pada PPPK 2023 lalu, pihaknya membuka formasi atau lowongan tenaga pendidik sebanyak 1.421. Dari total formasi 1.421 baru terisi 1.260. Sementara ada 161 yang kosong.
“Pendaftar yang kurang utamanya formasi guru konseling. Padahal formasi yang dibutuhkan banyak,” katanya.
Dia menyebut untuk formasi 25 guru konseling yang mendaftar 22 pelamar. 1 di antaranya tak hadir sehingga tinggal 21 pelamar. Setelah melalui berbagai tahapan akhirnya hanya 21 yang lolos.
“Iya hanya 21 yang lolos,” katanya.
Selain guru konseling ada pula formasi lain. Seperti guru agama Kristen dan lain sebagainya. Dia menambahkann kekurangan sejumlah formasi guru telah ditindaklanjuti.
Salah satu caranya dengan pemerataan penempatan guru berdasarkan prioritasnya. Sementara itu hingga kini para peserta yang dinyatakan lolos sudah melakoni tahapan pemberkasan.***
Reporter : Abdul Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





