Ponorogo, LINGKARWILIS.COM β Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo memperpanjang masa pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP melalui jalur luring (offline). Kebijakan tersebut diambil karena hingga berakhirnya tahapan utama SPMB, masih terdapat 24 SMP Negeri yang belum memenuhi kuota peserta didik baru.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Farida Nuraini, mengatakan dari total 56 SMP Negeri di Ponorogo, hampir separuh sekolah masih mengalami kekurangan siswa. Kondisi paling mencolok terjadi di SMP Negeri 1 Sawoo yang masih kekurangan 83 peserta didik.
“Masih ada sekitar 24 SMP Negeri yang pagu siswanya belum terpenuhi. Salah satunya SMP Negeri 1 Sawoo yang masih kurang 83 siswa. Sedangkan sekolah lainnya rata-rata masih kekurangan antara 10 sampai 50 siswa,” ujar Farida.
Baca juga :Β Pemkab Ponorogo Segera Buka Seleksi Kepala OPD, Prioritaskan Pengisian Jabatan Kosong
Ia menjelaskan, kekurangan siswa mayoritas dialami sekolah-sekolah yang berada di luar kawasan perkotaan. Sebaliknya, seluruh SMP Negeri yang berada di Kecamatan Ponorogo telah berhasil memenuhi kuota penerimaan siswa baru.
“Kalau SMP Negeri di wilayah kota, mulai SMP Negeri 1 sampai SMP Negeri 6, seluruh pagunya sudah terpenuhi. Yang masih kekurangan sebagian besar berada di luar kota,” jelasnya.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Dinas Pendidikan membuka kembali pendaftaran secara offline. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada calon peserta didik yang belum mengikuti proses pendaftaran secara daring untuk tetap memperoleh sekolah.
Baca juga :DP2KBP3A Kabupaten Kediri Ajak Orang Tua Perketat Pengawasan Anak Selama Libur Sekolah
“Kami membuka pendaftaran offline agar calon peserta didik yang belum terakomodasi saat pendaftaran online tetap bisa mendaftar. Harapannya, kuota di sekolah-sekolah yang masih kurang dapat segera terpenuhi,” pungkas Farida.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Muji Hartono





