KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Lebih dari 700 siswa tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Kediri mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026, Senin (30/3) siang. Para peserta merupakan pelajar terpilih yang sebelumnya telah melalui tahap seleksi awal di masing-masing sekolah.
Sejumlah tahapan seleksi telah dijalani peserta, mulai dari administrasi, tes wawasan kebangsaan, pemeriksaan kesehatan, hingga uji jasmani atau kesamaptaan. Proses ini dilakukan secara bertahap guna menjaring calon anggota Paskibraka yang berkualitas.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kediri, Yuli Murwantoko, menegaskan bahwa setiap peserta dituntut untuk memenuhi standar penilaian yang tinggi. Menurutnya, calon Paskibraka tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan nonakademik serta kecakapan di berbagai bidang.
Baca juga : Bandara Dhoho Kediri Tutup Posko Lebaran 2026, Trafik Penumpang Tumbuh Signifikan
“Mereka harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, memahami nilai-nilai Pancasila, serta memiliki kemampuan akademis dan nonakademis yang seimbang,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari seluruh rangkaian seleksi hingga tahap akhir, akan dipilih peserta terbaik yang dinilai memiliki ketangguhan mental serta kemampuan yang mumpuni.
“Dari proses seleksi ini, kami berharap lahir anggota Paskibraka yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki mental yang kuat dan kompetensi yang baik,” imbuhnya.
Yuli juga menyampaikan, peserta terpilih nantinya berpeluang mewakili Kabupaten Kediri di tingkat Provinsi Jawa Timur hingga nasional. Ia berharap pada tahun ini ada perwakilan yang mampu menembus seleksi di tingkat yang lebih tinggi.
Baca juga : Arus Balik Tulungagung–Kediri Masih Padat, Polisi Lakukan Pengaturan di Ngadiluwih
“Semoga tahun ini ada yang lolos ke tingkat provinsi maupun nasional, sehingga bisa mengharumkan nama Kabupaten Kediri,” harapnya.
Ia turut mengungkapkan bahwa alumni Paskibraka Kabupaten Kediri banyak yang berhasil melanjutkan karier di berbagai instansi pemerintahan, bahkan hingga ke lembaga pendidikan kedinasan seperti Akpol, Akmil, dan AAL.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor: Hadiyin






