Sebanyak 720 Atlet Ikuti Kejurkab dan Bupati Open Bulutangkis Lamongan, Total Hadiah Rp 61 Juta

Sebanyak 720 Atlet Ikuti Kejurkab dan Bupati Open Bulutangkis Lamongan, Total Hadiah Rp 61 Juta
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Wabup Lamongan Dirham Akbar Aksara saat memberikan keterangan kepada wartawan (Foto : Suprapto )

LAMONGAN, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 720 atlet bulutangkis dari berbagai daerah ambil bagian dalam ajang Bupati Open dan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis Lamongan 2025, yang digelar di GOR Lamongan pada 6—11 Agustus 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PBSI Lamongan dan memperebutkan total hadiah senilai Rp 61 juta.

Event ini menyedot perhatian luas dari para pecinta bulutangkis, baik dari kalangan atlet muda, profesional, maupun pehobi. Para peserta datang dari berbagai wilayah, termasuk Manokwari, Bandung, Kalimantan Timur, dan Pasuruan, menambah semarak kompetisi yang berlangsung selama enam hari ini.

bayar PBB Kota Kediri

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang membuka secara resmi kejuaraan, menegaskan bahwa ajang ini merupakan bagian dari pembinaan atlet secara berjenjang menuju level provinsi hingga nasional.

Baca juga : Konsisten dan Sabar, Budi Santoso Warga Jawa Tengah Tetap Setia Jajakan Es Dong-dong di Kota Kediri

“Kejurkab ini kami siapkan sebagai ajang seleksi dan pemanasan menuju Kejurprov maupun Prapon. Jadi ada jenjang prestasi yang ingin kami bangun,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes, Rabu (6/8/2025).

Sementara itu, Ketua PBSI Lamongan Dirham Akbar Aksara yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Lamongan, menyebut bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Tak hanya atlet muda dan profesional, sejumlah pehobi dari berbagai daerah juga ikut meramaikan.

“Bupati Open kami kemas lebih terbuka dan santai, menjadi ruang silaturahmi bagi pecinta bulutangkis. Ini event berskala besar pertama yang kami selenggarakan, dan menjadi momentum membangkitkan kembali semangat bulutangkis di Lamongan,” jelas Dirham.

Baca juga : Isu Pemindahan Monumen Lokomotif, Kepala Stasiun Kediri : Belum Ada Keputusan Resmi

Pertandingan terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari usia dini hingga veteran usia 45 tahun ke atas. Konsep Bupati Open sendiri lebih santai dan inklusif, menjadi sarana hiburan sekaligus kompetisi sehat bagi penggemar olahraga ini.

“Kami ingin menanamkan semangat kompetitif sejak usia dini. Harapannya, atlet-atlet muda Lamongan bisa terus berkembang dan berprestasi di tingkat regional maupun nasional,” pungkasnya.

Ajang ini bukan hanya menjadi sarana pembinaan atlet, namun juga membuktikan bahwa Lamongan mampu menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga bergengsi yang melibatkan peserta lintas daerah.***

Reporter : Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto