Sejumlah Elemen Masyarakat di Kediri Gelar Aksi Bela Palestina, Mengutuk Peperangan yang Menyebabkan Kematian Anak-Anak

ratusan massa turun di acara car free day di jalan Dhoho menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan PalestinaOrasi bela Palestina di car free day Jln Dhoho Kota Kediri

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Aksi bela Palestina masih terus digelar di sejumlah daerah. Di Kota Kediri ratusan massa turun di acara car free day di jalan Dhoho menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina, Minggu, (12/11/2023) pagi.

Massa dari berbagai elemen masyarakat dan lembaga sosial khususnya Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kediri  tumpah ruah di pusat perbelanjaan di Kota Kediri tersebut. Mereka memadati area pertigaan stasiun di Jalan Dhoho.

Secara bergantian koordinator sejumlah elemen masyarakat bergantian menyampaikan pernyataan sikap atas kejahatan kemanusiaan di Palestina yang dilakukan oleh Zionis Israel.

Pj Wali Kota Kediri Dorong OPD Kejar Target Peningkatan Indeks Reformasi Birokrasi

Inti dari pernyataan sikap tersebut adalah mengutuk peperangan di Palestina yang mengakibatkan bencana kemanusiaan dimana banyak penduduk sipil terutama wanita dan anak anak menjadi korban dan meninggal dunia.

Endah Darwati, koordinator aktivis perlindungan anak yang tergabung dalam Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kediri dalam orasinya menyampaikan, peperangan di Palestina telah merenggut dan menghancurkan masa depan anak-anak Palestina.

Bahkan banyak anak anak Palestina yang menjadi yatim piatu karena orang tua mereka wafat akibat menjadi korban peperangan.

Pemkab Kediri Sebut Pelebaran Jalan di Mojo Juga Dukung Akses Kawasan Wisata

Tragisnya, tidak sedikit juga anak-anak Palestina yang terbunuh akibat peperangan keji tersebut. Untuk itu LPA mengajak masyarakat Kediri untuk menyuarakan pembelaan pada Palestina

“Tragedi kemanusiaan yang merenggut nyawa anak-anak ini harus segera dihentikan,” ujar Endah lantang.

“Marilah kita tunjukkan dukungan dan solidaritas kita, solidaritas dan dukungan untuk anak-anak Palestina serta mendesak pemerintah agar mengupayakan penghentian peperangan di Palestina,” sambungnya.

Endah Darwati juga mengatakan nasib dan masa depan anak-anak Palestina semakin memprihatinkan di tengah gempuran dan serangan militer oleh pihak otoritas Israel.

Pertempuran yang tidak berkesudahan menyebabkan anak-anak kehilangan akses ke banyak kebutuhan, termasuk makanan, air, dan pendidikan.

“Semoga Israel negara pembunuh anak-anak ini segera dilenyapkan oleh Allah dari dunia,” teriak Endah dengan emosi positif.

Sementara itu, di akhir sesi orasi, pernyataan sikap sejumlah elemen masyarakat ini ditutup dengan doa oleh mantan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Dalam doanya Abdulllah Abu Bakar meminta Allah menyelamatkan umat muslim Palestina dari tragedi peperangan yang tidak kunjung usai tersebut.

“Semoga Allah melindungi rakyat Palestina,” ucapnya.***

Reporter : Agus Sulistio Budi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply