LINGKARWILIS.COM – SMP Negeri 4 Jombang melakukan cara yang beda dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Selasa (12/8/2025).
Alih-alih sekadar menggelar lomba-lomba tradisional seperti balap karung atau tarik tambang, sekolah yang berlokasi di Jalan Mawar No. 3, Desa Banjardowo, Kecamatan/Kabupaten Jombang ini memilih cara kreatif dan sarat nilai edukasi: lomba membuat batik ecoprint.
Para peserta yang diikuti seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 memanfaatkan daun-daun dari lingkungan sekitar sekolah untuk menciptakan motif batik alami yang unik.
Kepala SMPN 4 Jombang, Slamet Agus Tri Prastyo mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari pembelajaran berbasis proyek.
Polres Malang Siapkan 1.402 Personel untuk Amankan Laga Arema FC vs PSBS Biak
“Kita ingin anak-anak belajar dari pengalaman. Mereka memanfaatkan daun-daun yang ada di sekitar sekolah, lalu mengolahnya menjadi karya batik. Ini pembelajaran berbasis proyek yang langsung memberi keterampilan nyata,” ujar Agus di sela acara.
Menariknya, karya batik ecoprint hasil lomba tidak hanya dipajang atau disimpan. Beberapa dimanfaatkan untuk keperluan sekolah, seperti taplak meja kelas atau kostum festival.
Bahkan, hasil terbaik dijual sebagai bagian dari program kewirausahaan sekolah. Produk-produk ecoprint siswa ini kerap mengikuti pameran, dan rencananya akan digunakan pula dalam fashion show siswa.
Bagi peserta, proses pembuatan batik ecoprint memberikan pengalaman baru yang penuh tantangan. Kusna Maulida, siswi kelas 9A, mengaku bahwa prosesnya tidak sesederhana yang dibayangkan.
Mobil Keliling BPPKAD Kota Kediri Mudahkan Pembayaran PBB
“Yang paling sulit itu menata daun biar motifnya rapi dan estetik. Prosesnya kain dibasahi, ditempeli daun dari rumah, digulung, lalu dikukus sekitar 2,5 jam. Biasanya pakai daun kelengkeng, jambu, jati, atau kenikir,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, SMPN 4 Jombang tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga mengajarkan pelestarian lingkungan, mengembangkan kreativitas siswa, serta menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini. (ag)
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya






