Kediri, LINGKARWILIS.COM – Polsek Pesantren Polres Kediri Kota bersama Koramil 0809/02 Pesantren dan Forkopimcam menyusun berbagai langkah strategis, mulai dari pengamanan wilayah, rekayasa lalu lintas, hingga penguatan ekonomi kreatif dan program sosial keagamaan masyarakat pada Rabu (11/2/2026).
Kapolsek Pesantren Polres Kediri Kota, Kompol Siswandi, S.H., menyatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan pola operasional kepolisian khusus guna mengantisipasi potensi kerawanan selama Ramadan, terutama pada jam-jam rawan seperti saat sahur dan ngabuburit.
“Menjelang Ramadan, kami akan menyusun kembali pola pengamanan yang lebih efektif. Saat ini kami sedang memetakan potensi kerawanan di 15 kelurahan yang berada dalam wilayah hukum Polsek Pesantren, khususnya terkait aktivitas masyarakat pada waktu sahur dan menjelang berbuka,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satu perhatian khusus diberikan pada pengaturan arus lalu lintas di kawasan Jalan Lingkar Sumberanti (JLS), yang kini berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif warga.
Baca juga : Wakil Bupati Kediri Resmi Buka TMMD ke-127 di Desa Sumberbahagia Gadungan Puncu
“Kegiatan ekonomi kreatif di JLS tumbuh dari inisiatif masyarakat. Tugas kami adalah mendukung sekaligus mengatur agar aktivitas tersebut tidak menimbulkan kemacetan atau gangguan lalu lintas. Apakah nantinya diterapkan sistem satu arah atau rekayasa arus tertentu, akan kami bahas bersama Forkopimcam,” ujar Kompol Siswandi.
Di sisi lain, Camat Pesantren Yudi Kuncoro mengungkapkan bahwa geliat ekonomi masyarakat di kawasan JLS menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan data sementara, pada pekan pertama tercatat 115 pelaku UMKM dengan rata-rata omzet berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp200 ribu dalam waktu operasional sekitar tiga jam.
“Pada pekan berikutnya, jumlah pelaku UMKM meningkat hingga hampir 300 peserta. Jika masing-masing memperoleh minimal Rp100 ribu, maka perputaran uang bisa mencapai lebih dari Rp30 juta hanya dalam beberapa jam. Ini merupakan potensi ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat,” paparnya.
Selain mendorong perekonomian, Forkopimcam juga memfasilitasi berbagai kegiatan masyarakat, termasuk lomba miniatur sound system tingkat regional yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (14/2) sore dengan peserta dari Tulungagung, Blitar, Jombang, hingga Madiun.
Baca juga : Operasi Gabungan di GOR Joyoboyo, Satlantas Kediri Kota Intensifkan Penertiban Tunggakan Pajak Kendaraan
Sementara itu, Danramil 0809/02 Pesantren Kapten Kusjarianto menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah program sosial keagamaan dalam rangka menyambut Ramadan. Salah satu program utama adalah pembagian sekitar 400 Alquran kepada masjid dan musala di 15 kelurahan wilayah Kecamatan Pesantren.
“Program ini rencananya akan dilaksanakan H-5 Ramadan. Selain itu, kami juga menyiapkan kegiatan pembagian takjil, buka puasa bersama, serta santunan bagi anak yatim,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa TNI akan terus bersinergi dengan kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah, sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM masyarakat.
“Koordinasi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, lurah, dan masyarakat akan terus diperkuat agar keamanan tetap terjaga dan perkembangan ekonomi dapat berjalan seimbang,” tandasnya.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin





