Kediri, LINGKARWILIS.COM β Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Sekethi, Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (10/3/2025) siang. Sebuah truk bermuatan 10 ton pupuk ditabrak kereta api Kartanegara yang melaju dari Blitar menuju Purwokerto.
Truk dengan nomor polisi AG 9154 GD yang dikemudikan David Ainul Fatoni (40), warga Wates yang tinggal di Rembang, Ngadiluwih, diduga tergesa-gesa dan tidak menyadari datangnya kereta. Kernet truk, Syaiful (40), warga Pesantren, Kota Kediri, juga ikut menjadi korban.
Kereta yang dikemudikan masinis Aris Syaifudin (35) dan asisten masinis Mohamad Dhofir (30), keduanya warga asrama kereta api Blitar, menghantam truk dengan keras, menyeretnya hampir 100 meter hingga hancur.
Baca juga :Β Polsek Kediri Kota Amankan Aktivitas Ngabuburit di Jalan Hayam Wuruk
Akibat kejadian ini, pengemudi dan kernet truk mengalami luka berat dan tengah dirawat di RSUD Gambiran. Sementara itu, masinis mengalami patah kaki dan dirawat di RS Arga Husada Branggahan, Ngadiluwih.
Kasat Lantas Polres Kediri, AKP I Made Jata Wiranegara, menjelaskan bahwa truk tersebut sedang dalam perjalanan mengantarkan pupuk ke kios di Desa Sekethi.
“Truk melaju dari arah timur ke barat dan berusaha melintasi rel. Namun, pada saat bersamaan, kereta api Kartanegara yang melaju dari Blitar menuju Purwokerto menghantam truk dengan keras,” jelasnya.
Baca juga :Β Pimpin Apel Pagi, Wali Kota Kediri Mbak Vinanda Beri Arahan Kepada Jajaran, Ini Infonya
Benturan keras membuat truk terseret sejauh hampir 100 meter. Pupuk yang diangkut sebagian tercecer, namun yang masih utuh telah dipindahkan ke truk lain.
Sementara itu, truk yang hancur telah diderek dan diamankan, sementara kasus ini tengah ditangani oleh Polsek Ngadiluwih dan Unit Laka Sat Lantas Polres Kediri.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pupuk yang diangkut merupakan pesanan petani di Desa Sekethi, dengan jumlah 10 ton sesuai kuota.
“Pengemudi dan kernet memang sudah biasa mengantarkan pupuk. Tidak ada penumpang lain di dalam bak truk, hanya pupuk sesuai pesanan,” katanya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan ini.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





