Kediri, LINGKARWILIS.COM – Suara berisik dari atas plafon membuat Surani (55), warga Dusun Krajan, Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, curiga. Setelah diperiksa petugas, ternyata seekor ular piton berukuran besar bersarang di atas plafon rumahnya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/9/2026) malam. Merasa khawatir dengan suara yang terdengar cukup lama, Surani memilih melapor ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Ngadiluwih.
Petugas kemudian mendatangi rumah Surani dan melakukan pemeriksaan pada bagian plafon. Dari hasil pengecekan, ditemukan ular piton dengan panjang sekitar tiga meter dan diameter 10 sentimeter.
Ular tersebut diperkirakan memiliki berat sekitar 10 kilogram dan berada di atas plafon rumah. Petugas Damkar Ngadiluwih selanjutnya melakukan evakuasi hingga ular berhasil diamankan.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Khaleb Untung Satrio Wicaksono mengapresiasi langkah cepat warga yang segera melapor setelah mengetahui adanya hewan berbahaya di dalam rumah.
Baca juga : Lagi, Bakar Sampah Tak Ditunggu, Lahan Jati di Mojo Kediri Terbakar
Menurutnya, penanganan cepat diperlukan karena keberadaan ular berukuran besar tersebut dapat membuat penghuni rumah merasa waswas sekaligus berpotensi membahayakan keselamatan keluarga.
“Saat pemilik rumah sedang istirahat, ia kaget di plafon rumahnya ada suara berisik dalam waktu cukup lama. Akhirnya ia segera melapor ke Damkar Ngadiluwih untuk periksa plafon dan ternyata ada ular piton tersebut,” katanya.
Khaleb mengimbau masyarakat tidak mencoba menangani sendiri ular maupun hewan berbahaya lainnya apabila tidak memiliki kemampuan dan peralatan yang memadai.
Penanganan sebaiknya diserahkan kepada petugas Damkar yang memiliki pengalaman serta peralatan khusus untuk proses evakuasi. Dengan demikian, proses penanganan dapat dilakukan secara lebih aman dan mengurangi risiko warga maupun petugas mengalami cedera.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





