LINGKARWILIS.COM — Sebuah video amatir berdurasi sekitar satu menit menggemparkan media sosial pada Sabtu (26/7/2025) memperlihatkan aksi amuk massa terhadap seorang pria berinisial SP (32) yang diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Dusun Kajang, Desa Bungur, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Insiden tersebut terjadi pada Jumat sore (25/7/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Dalam video yang beredar tampak SP yang mengenakan kaus oranye berjalan setengah berlari diapit aparat kepolisian.
Warga yang emosi mengepung dan melayangkan pukulan bertubi-tubi ke arah SP, hingga akhirnya polisi terpaksa melepaskan dua kali tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan kerumunan.
βBenar, anggota kami melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk meredakan emosi warga. Pelaku sudah kami amankan, dan kini kasusnya ditangani sesuai prosedur hukum,β ujar AKP Supriyanto, Kasi Humas Polres Nganjuk, Sabtu (26/7/2025).
Tiga Pekan Berjalan, Sekolah Rakyat Jombang Belum Miliki Dapur Mandiri
SP ditangkap usai kedapatan hendak mengambil motor hasil curian yang disimpan di sebuah bengkel di wilayah Dusun Kajang. Warga yang mengenali pelaku langsung bertindak cepat mengamankannya sebelum pihak kepolisian tiba.
Dari hasil interogasi gabungan Polsek Gondang, Polsek Sukomoro, dan Tim Resmob Satreskrim Polres Nganjuk, diketahui SP juga terlibat dalam kasus pencurian motor lainnya.
Ia mengaku mencuri sepeda motor Jupiter Z milik Suparman, warga Dusun Turi, Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, pada Minggu (20/7/2025) pagi.
βModusnya sederhana, korban sedang menyiram bawang merah di sawah dan memarkir motornya di pinggir jalan. Saat ditinggal beberapa menit, motornya hilang,β tambah Supriyanto.
Kini, SP telah dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan resmi ditahan di Mapolres Nganjuk.
Aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang dan tidak main hakim sendiri.





