Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pekerjaan galian untuk pemasangan kabel Fiber Optic (FO) di persimpangan Traffic Light Jalan Letjend Sutoyo dengan Jalan Brigjend Pol IBH Pranoto, Kota Kediri, menuai keluhan dari para pengguna jalan.
Permukaan jalan yang menjadi tidak rata serta tumpukan tanah di sepanjang trotoar membuat kawasan tersebut dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara yang melintas pada jam ramai.
Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat sejumlah lubang galian yang masih terbuka dan gundukan tanah yang melebar hingga ke badan jalan. Tanah bekas galian juga menutup jalur pedestrian, sehingga pejalan kaki terpaksa berjalan di tepi jalan raya yang padat kendaraan.
Andri, warga sekitar, menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi tersebut. Ia menyebut lubang dan timbunan tanah dari galian FO telah mengganggu jalur kendaraan sekaligus menghalangi trotoar.
Baca juga : Sambut Nataru, Dishub Kabupaten Kediri Intensif Cek Rambu Lalu Lintas dan Warning Lamp
“Kalau turun hujan, tanahnya becek dan bisa melebar ke jalan. Pejalan kaki juga tidak bisa lewat trotoar karena tertutup tanah galian,” ujarnya, Senin (17/11).
Meski pihak pelaksana sudah memasang rambu peringatan, ia menilai kewaspadaan tetap harus ditingkatkan lantaran kondisi jalan sangat berisiko, terutama saat malam hari atau kondisi hujan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan dari instansi terkait mengenai target penyelesaian pekerjaan. Warga berharap galian tersebut segera dirampungkan demi keamanan pengendara dan pejalan kaki.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin





