Kediri, LINGKARWILIS.COM – Petani di Dusun Bogorejo Desa Kalangsemanding Kecamatan Perak Kabupaten Jombang menyampaikan kekhawatiran mereka mengenai penurunan hasil panen pada musim panen saat ini.
Serangan burung pipit dan wereng menjadi permasalahan utama yang menyebabkan penurunan hasil panen padi.
Petani telah melapisi puluhan hektar lahan pertanian padi di Dusun Bogorejo dengan jaring sebagai langkah perlindungan terhadap tanaman mereka dari serangan burung pipit.
Meskipun upaya tersebut dilakukan, serangan hama masih berhasil mengurangi hasil panen secara signifikan.
Subagio, Ketua Poktan Bogorejo Desa Kalangsemanding, mengungkapkan keprihatinan atas penurunan kualitas hasil panen karena hal ini telah mengakibatkan penurunan harga secara bertahap.
Menurutnya, harga padi kering sawah yang semula mencapai sekitar Rp 7.800, sekarang turun menjadi Rp 7.300 – Rp 7.400 per kilogram.
Sugianto, seorang petani lokal, menyatakan bahwa hasil panen petani di Desa Kalangsemanding turun drastis hampir 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dia menjelaskan bahwa biasanya per 100 meter persegi panen mencapai 1 ton, tetapi sekarang hanya sekitar 5 kwintal.
Sugianto juga menyoroti bahwa faktor cuaca yang tidak mendukung juga berkontribusi terhadap penurunan hasil panen.
Petani berharap pemerintah dapat meninjau kembali kebijakan impor beras untuk mencegah penurunan lebih lanjut dalam harga gabah petani.
Dengan tantangan yang dihadapi, para petani berharap ada solusi yang dapat membantu mereka mengatasi masalah ini demi kelangsungan usaha pertanian mereka.***
Reporter : Taufiqur Rachman
Editor : Hadiyin





