Kediri, LINGKARWILIS.COM –Β Selama periode dua tahun, dari tahun 2022 hingga 2024, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri telah berhasil mendistribusikan total 396.506 dosis vaksin untuk ternak. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ternak di wilayah Kabupaten Kediri.
Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri, drh Tutik Purwaningsih, melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) DKPP, drh Yuni Ishmawati, menjelaskan rincian distribusi vaksin sebagai berikut:
1. Untuk dosis pertama (dosis I), vaksin diberikan kepada sapi sebanyak 147.054 dosis, kerbau 90 dosis, kambing 91.587 dosis, domba 19.525 dosis, dan babi 3.150 dosis, dengan total 261.406 dosis.
Baca juga :Β PDAM Kabupaten Kediri Jamin Ketersediaan Air Bersih di Bandara Dhoho
2. Untuk dosis kedua (dosis II), vaksin diberikan kepada sapi sebanyak 63.608 dosis, kerbau 44 dosis, kambing 32.466 dosis, domba 9.426 dosis, dan babi 1.065 dosis, dengan total 106.589 dosis.
3. Sedangkan untuk booster, vaksin diberikan kepada sapi sebanyak 19.811 dosis, kerbau 21 dosis, kambing 6.880 dosis, domba 1.769 dosis, dan babi 30 dosis, dengan total 28.511 dosis.
Secara keseluruhan, pendistribusian vaksin dosis I, dosis II, dan booster selama periode dua tahun mencapai 396.506 dosis.
Baca juga :Β Kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Kediri Dijadwalkan pada 13 Juli, Ini Infonya
Yuni menegaskan bahwa DKPP terus melakukan upaya vaksinasi secara berkelanjutan untuk menjaga kesehatan ternak di Kabupaten Kediri agar terhindar dari penyakit seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) atau lumpy skin disease (LSD).
DKPP juga mengingatkan kepada peternak di Kabupaten Kediri untuk tetap waspada terhadap gejala sakit pada sapi mereka.
Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kasus PMK dan LSD yang dapat mengancam keberlangsungan usaha peternakan di wilayah tersebut pada tahun 2024.***
Reporter : Wijayanto
Editor : Hadiyin





