Daerah  

Admin Showroom Kcunk Motor Resmi Jadi Tersangka, Ternyata Uang Hasil Curian untuk Berfoya-foya

Admin Showroom Kcunk Motor Resmi Jadi Tersangka, Ternyata Uang Hasil Curian untuk Berfoya-foya
Tersangka RN (25) hanya bisa tertunduk lemas saat ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tulungagung atas kasus pencurian 7 unit mobil milik Kcunk Motor (isal/Lingkar)

LINGKARWILIS.COM – Pria berinisial RN (25), warga Desa Nglampir, Kecamatan Bandung, Tulungagung, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang menimpa Kcunk Motor Tulungagung.

Sebagai admin marketing di showroom Kcunk Motor, ia nekat melakukan pencurian untuk melunasi hutang bank serta menghamburkan uangnya untuk bersenang-senang.

Kapolres Tulungagung, AKBP Mohammad Taat Resdi, mengungkapkan bahwa pencurian mobil milik Kcunk Motor terungkap setelah salah satu pegawai showroom hendak melakukan perbaikan pada mobil yang dijual. Saat itu, suku cadang mobil tersebut sudah tersedia dan siap dipasang.

Namun, ketika hendak diperbaiki, pegawai tersebut tidak menemukan mobil di tempatnya. Ia pun segera mengecek rekaman CCTV dan mendapati bahwa mobil tersebut telah dibawa oleh tersangka. Selain itu, dokumen kendaraan terkait juga tidak ditemukan di tempat penyimpanannya.

Lubang Misterius Muncul di Jalan Argo Wilis Tulungagung, Polisi Pasang Garis Pembatas

“Tersangka ini bekerja sebagai admin pemasaran. Aksinya terungkap setelah mobil jenis Xpander akan diperbaiki, tetapi mobil maupun surat-suratnya sudah tidak ada di tempatnya,” ujar Mohammad Taat Resdi, Kamis (27/2/2025).

Mengetahui kejadian itu, pegawai Kcunk Motor segera melaporkan kepada pemilik showroom, Wahyu Budi Setiawan (36), yang kemudian langsung menemui tersangka. Dari pengakuannya, diketahui bahwa ini bukan kali pertama ia melakukan pencurian, melainkan sudah mencuri sebanyak tujuh mobil dari showroom tersebut.

Bahkan, mobil-mobil yang dicurinya dijual dengan harga di bawah pasaran agar cepat laku. Akibat perbuatannya, pemilik Kcunk Motor mengalami kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

“Tersangka ini memang kenal dekat dengan korban, bahkan ia memiliki akses untuk mengambil surat-surat kendaraan tanpa sepengetahuan kasir, yang seharusnya berwenang menyimpan dokumen kendaraan,” jelasnya.

Tradisi Grebeg Apem di Jombang Ricuh, Sejumlah Warga Kehilangan Ponsel

Terkait modus operandi, Taat menyebut bahwa berdasarkan pengakuan tersangka, ia melakukan aksi tersebut karena terlilit hutang di salah satu bank di Tulungagung. Sebagian uang hasil penjualan mobil digunakan untuk melunasi hutang sekitar Rp70 juta.

Namun, sebagian besar uang justru digunakan untuk berfoya-foya, seperti berpesta, membeli ponsel seharga Rp21 juta, membeli mobil seharga Rp180 juta, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, tersangka juga menggunakan sebagian uang tersebut sebagai modal bisnis jual beli mobil bekas.

“Jadi tersangka ini sebelumnya pernah menjalankan bisnis jual beli mobil bekas sendiri, tetapi kemudian tertipu. Akibatnya, ia menggunakan uang hasil penjualan mobil milik korban sebagai modal untuk membeli mobil yang kemudian dijual kembali,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP junto 64 KUHP, yang mengatur tentang pencurian barang milik orang lain untuk dimiliki secara melawan hukum, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara ditambah sepertiga dari hukuman utama.

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D