Kediri, LINGKARWILIS.COM – Banjir bandang yang melanda Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, pada Jumat (28/2) siang, menyebabkan kerugian bagi para pembudidaya ikan Komet.
Kolam budidaya seluas 7.500 meter persegi jebol, mengakibatkan sekitar 110.000 ekor ikan Komet hanyut terbawa arus. Akibatnya, kerugian yang dialami pembudidaya mencapai Rp 22 juta.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid, menjelaskan bahwa kerugian tersebut dihitung berdasarkan harga rata-rata ikan Komet saat ini, yakni Rp 200 per ekor.
Baca juga : Pemkab Kediri Imbau Warga Tidak Menyalakan Petasan Saat Ramadan, Ini Infonya
“Banjir ini menyebabkan kerugian besar bagi pembudidaya, karena ribuan ikan hanyut dan tidak bisa diselamatkan,” ujarnya.
Menurut Hafid, kejadian ini mirip dengan banjir sebelumnya, meski saat itu lebih banyak ikan Koi yang terdampak.
Ia menuturkan bahwa kolam ikan yang terkena banjir terletak di dekat aliran Sungai Gunting, yang tanggulnya jebol akibat tidak mampu menahan debit air setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Baca juga : Efisiensi Anggaran, KPU Kota Blitar Kembalikan Dana Rp 3 Miliar ke Pemkot
Hafid juga mengingatkan para pembudidaya ikan di Pranggang Plosoklaten untuk lebih waspada terhadap potensi bencana. Ia berharap mereka dapat melakukan langkah mitigasi serta memetakan wilayah rawan agar budidaya ikan tidak terdampak banjir di masa mendatang.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor :Hadiyin






