Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pembayaran ganti rugi bagi warga terdampak proyek Tol Kediri-Tulungagung di Desa Pohrubuh, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri belum terealisasi. Padahal warga sudah setuju dan bersedia tandatangan sejak 2024.
Namun hingga kini, ratusan warga pemilik 164 bidang lahan dan 85 rumah terdampak belum menerima pembayaran yang dijanjikan.
Ketidakpastian ini semakin menyulitkan warga, terutama mereka yang telah mengambil pinjaman untuk membeli rumah atau tanah pengganti. Banyak di antara mereka kini kesulitan membayar cicilan akibat dana pembayaran ganti rugi tak kunjung cair.
Penjabat (PJ) Kepala Desa Pohrubuh, Purnomo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah dua kali mengajukan audiensi dengan Sukadi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kediri, serta mengirim surat resmi guna meminta percepatan pencairan dana.
“Kami sudah mengingatkan warga agar tidak terburu-buru mengambil pinjaman sebelum dana cair. Namun, banyak yang tetap melakukannya dan kini panik karena belum ada kejelasan,” ujarnya, Senin (24/3/2025).
Sementara itu, Udin Soto, warga Dusun Petuk, hanya bisa pasrah meski dana ganti rugi belum cair. Atap rumahnya mulai bocor, ia bingung apakah harus melakukan perbaikan atau menunggu kepastian ganti rugi.
Baca juga : Racik Petasan Meledak, Warga Purwoasri Kediri Alami Luka Bakar dan Gangguan Pendengaran
“Rumah sudah bocor, mau diperbaiki ragu karena belum jelas kapan pembayaran cair. Tapi saya masih lebih beruntung dibanding yang lain,” tuturnya.
Tidak jelasnya pembayaran ganti rugi serta simpang siurnya informasi semakin membuat warga cemas.***
Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin






