Emosi Tak Terbendung, Pria di Ponorogo Bacok Mantan Istri dan Kakaknya dengan Celurit

Emosi Tak Terbendung, Pria di Ponorogo Bacok Mantan Istri dan Kakaknya dengan Celurit
Kondisi korban saat menjalani perawatan di Puskesmas Ngebel sebelum dirujuk ke RSUD dr Harjono Ponorogo (Sony)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Warga Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, dikejutkan dengan aksi brutal seorang pria bernama Sugito (47) yang membacok mantan istrinya, Sutiyem (39), serta kakak iparnya, Nyomir (50), pada Jumat (28/3/2025) malam.

Akibat serangan tersebut, kedua korban mengalami luka serius di kepala, leher, dan tangan. Pelaku, yang merupakan warga Desa Munggung, Kecamatan Pulung, nekat melakukan aksi tersebut lantaran sakit hati setelah diusir dari rumah mantan istrinya.

Menurut Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto, insiden ini bermula ketika Sugito pulang dari perantauan dengan niat membelikan baju baru untuk kedua anaknya. Namun, ia ditolak oleh Sutiyem dan keluarganya karena statusnya yang sudah bercerai.

“Pelaku sempat cekcok dengan korban, lalu emosi, mengambil celurit, dan langsung membacok korban,” ungkap Rudi.

Baca juga : Tawur Agung Kesanga dan Pawai Ogoh-Ogoh Semarakkan Perayaan Nyepi di Kota Kediri

Saat kejadian, Nyomir yang berusaha melerai justru ikut menjadi korban dan mengalami luka bacok serius di kepala, punggung, serta tangan. Kedua korban awalnya dilarikan ke Puskesmas Ngebel, tetapi karena kondisinya parah, mereka dirujuk ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Usai melakukan aksinya, Sugito langsung menyerahkan diri ke polisi. Dari pengakuannya, ia nekat menyerang karena merasa sakit hati telah diceraikan dan diusir dari rumah mantan istrinya.

“Motifnya karena sakit hati, ia merasa diperlakukan tidak adil setelah bercerai,” tambah Rudi.

Baca juga : Ibu Muda di Ponorogo Melahirkan di Trotoar Usai Mengeluh Sakit Perut

Polisi kini telah mengamankan pelaku beserta barang bukti sebuah celurit yang digunakan dalam aksi tersebut. Pemeriksaan lebih lanjut masih dilakukan, termasuk mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan korban.***

Reporter : Sony Prasetyo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D