PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Peristiwa tak biasa terjadi di RSUD dr. Harjono Ponorogo. Seorang pria berusia 32 tahun harus menahan rasa sakit sekaligus malu saat datang ke UGD pada Minggu (23/3/2026), untuk meminta bantuan melepaskan cincin yang terpasang di alat kelaminnya.
“Benar, kami menerima laporan evakuasi cincin dari alat kelamin di RSUD dr. Harjono,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Menurut Bambang, proses evakuasi berlangsung cukup lama, sekitar satu jam, karena harus dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat area yang ditangani merupakan bagian sensitif dengan banyak saraf penting.
Cincin yang terpasang diketahui berbahan titanium dengan ketebalan cukup tinggi, sehingga menyulitkan proses pemotongan. Petugas bahkan harus memotong di dua titik agar cincin dapat dilepaskan dengan aman.
Baca juga : Seniman Jaranan Kediri Juga Mengadu ke Wali Kota, Tuntut Evaluasi hingga Pencopotan Kadisbudparpora
“Biasanya cukup satu titik potong, namun karena bahannya tebal kami harus memotong di dua titik,” jelasnya.
Ia menambahkan, kejadian ini menjadi pengalaman pertama bagi tim Damkar Ponorogo dalam menangani kasus cincin di area sensitif. Sebelumnya, petugas hanya pernah menangani kasus serupa seperti resleting pakaian yang menjepit bagian tubuh tertentu.
Terkait penyebab pemasangan cincin tersebut, pihak Damkar tidak memperoleh informasi detail. Namun, diduga cincin tersebut telah terpasang cukup lama sebelum akhirnya korban memutuskan mencari pertolongan medis.
Bambang menegaskan, fokus utama tim adalah memastikan proses evakuasi berjalan aman tanpa menimbulkan cedera lebih lanjut pada pasien.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin





