Jombang, LINGKARWILIS.COM – Perdebatan mengenai konsesi tambang yang diberikan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masih terus menghangat. Di tengah munculnya dorongan agar izin tersebut dikembalikan kepada negara, sejumlah tokoh NU di Jombang justru menyampaikan pandangan yang beragam.
Putra salah satu pendiri NU, KH Hasib Wahab Hasbullah (Gus Hasib) menilai pemberian konsesi itu sebagai bentuk penghormatan negara atas kontribusi NU, baik pada masa pra-kemerdekaan maupun setelah Indonesia berdiri.
“Ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada NU. Jadi menurut saya cukup diteruskan, tidak perlu dikembalikan,” ujarnya.
Baca juga : Wabup Kediri Ingatkan Kepala Desa Hindari Praktik Korupsi, Ini Infonya
Ia menekankan, selama pengelolaan dilakukan secara amanah dan profesional, konsesi tersebut justru bisa memperkuat ekonomi organisasi.
Di sisi lain, KH Zainul Ibad As’ad (Gus Ulib) dari Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso memiliki pandangan berbeda. Ia menilai keberadaan konsesi tambang justru menjadi sumber kegaduhan internal yang semakin melebar.
“Ini sudah menjadi pokok persoalan di NU. Lebih baik dikembalikan saja,” tegasnya.
Baca juga :Mahasiswa Asal Kota Kediri Tewas Usai Tersambar KA Matarmaja di Kampung Dalem
Gus Ulib juga menilai konflik tidak akan tuntas tanpa adanya forum besar seperti musyawarah luar biasa atau upaya islah bersama. Jika polemik ini terus berlarut, ujarnya, fokus PBNU dalam memberikan pelayanan kepada umat akan ikut terganggu.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin





