Pria Tewas di Jalur Rel Perak Jombang, Diduga Tertabrak Kereta Api Turangga

Pria Tewas di Jalur Rel Perak Jombang, Diduga Tertabrak Kereta Api Turangga
Petugas melakukan penanganan di lokasi penemuan seorang pria meninggal di jalur rel kereta api wilayah Perak, Jombang. (Foto : Polsek Perak)

JOMBANG, LINGKARWILIS.COM — Di tengah suasana pergantian tahun, warga Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di jalur rel kereta api, Rabu (31/12/2025) malam. Korban diduga terserempet Kereta Api (KA) Turangga yang melaju dari Surabaya menuju Bandung.

Kapolsek Perak, Iptu M. Supriyo, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.45 WIB di petak jalur Jombang–Temuwulan KM 85+8 jalur hilir. Informasi awal diterima kepolisian setelah masinis KA Turangga melaporkan adanya dugaan kecelakaan di lintasan rel kepada petugas Stasiun Sembung.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Masinis KA Turangga menyampaikan laporan bahwa kereta yang dikemudikannya diduga menyerempet seseorang di jalur rel wilayah Temuwulan. Informasi itu kemudian diteruskan ke Polsek Perak,” terang Iptu Supriyo.

Baca juga : Warga RW 7 Kelurahan Balowerti Tak Dilibatkan dalam Peresmian Kawasan Jalan Stasiun Kediri, Begini Komentar Kekecewaan Mereka

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Perak bersama petugas keamanan stasiun segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan. Di tempat kejadian perkara, petugas menemukan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di sisi utara rel, tepatnya di area persawahan.

Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan luka di bagian belakang kepala. Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui bernama Sudarmawan (43), warga Kabupaten Jombang. Identitas korban dipastikan setelah pihak keluarga datang ke lokasi dan melakukan pengenalan.

“Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat ditemukan. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Jombang dan PMI untuk proses evakuasi,” lanjutnya.

Baca juga : Puluhan Pelajar dan Mahasiswa Ikuti BINLAT Jati Diri Bangsa di Kediri, Dipersiapkan Sambut Indonesia Emas 2045

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju kamar jenazah RSUD Jombang. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi agar jenazah dapat segera dimakamkan.

Penanganan peristiwa ini melibatkan Polsek Perak, Unit Identifikasi Polres Jombang, serta PMI Kabupaten Jombang.***

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *