NGANJUK, LINGKARWILIS.COM — Kabar duka datang dari keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Nganjuk. Sumarno Zarkoni, yang akrab disapa Mbah Marno Kokam, wafat pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di usia kurang lebih 90 tahun.
Informasi wafatnya tokoh Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) tersebut dengan cepat menyebar melalui grup WhatsApp PCM dan PRM se-Nganjuk.
Almarhum dikenal sebagai kader Kokam yang memiliki dedikasi tinggi sepanjang hayat. Sejak awal berdirinya Kokam pada era 1960-an, ia telah menjadi bagian dari generasi perintis yang turut memperkuat eksistensi organisasi di tengah masyarakat.
Meski telah lanjut usia, Mbah Marno tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan Muhammadiyah. Ia juga dikenal konsisten mengenakan seragam lengkap Kokam dalam setiap agenda sebagai bentuk komitmen dan kecintaannya terhadap organisasi.
Baca juga : Arus Balik Tulungagung–Kediri Masih Padat, Polisi Lakukan Pengaturan di Ngadiluwih
Adi Saputra, keluarga sekaligus Ketua PRM di Nganjuk, menyebut almarhum memiliki kebiasaan khas yang selalu dikenang.
“Setiap ada tokoh dari PP Muhammadiyah datang ke Nganjuk, beliau selalu hadir sambil membawa dokumen lama terkait kiprahnya di Kokam,” ujarnya.
Ucapan belasungkawa juga disampaikan Sudarmadji, salah satu pimpinan PCM Nganjuk.
“Ya Allah, ampunilah dosa-dosa beliau, maafkan segala kesalahannya dan terimalah amal ibadahnya,” tuturnya.
Rumah duka berada di kediaman keponakan almarhum, Budi Warung, di Jalan Megantoro, selatan Kantor PD Aisyiyah Nganjuk. Sejumlah pelayat dari berbagai unsur Muhammadiyah tampak mulai berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.
Baca juga : Halal Bihalal Palmturi Kediri Jadi Ajang Konsolidasi Strategis Pasca Ramadan
Terkait data kelahiran, terdapat perbedaan antara tahun 1936 dalam KTP dan informasi lain yang menyebut sekitar 1938. Namun hal tersebut tidak mengurangi penghormatan atas pengabdian panjang almarhum.
Jenazah telah dimakamkan pada Minggu (29/3/2026) pukul 08.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum Begadung, sebelah barat SMA Negeri 3 Nganjuk.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin





