Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Kabar duka menyelimuti persiapan keberangkatan jemaah calon haji (JCH) asal Tulungagung tahun 2026. Sebanyak enam calon jemaah haji dilaporkan meninggal dunia sebelum sempat berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tulungagung, Suryani mengatakan, lima calon jemaah haji sebelumnya telah dinyatakan siap berangkat dan masuk dalam pembagian kelompok terbang (kloter). Bahkan seluruh dokumen persyaratan seperti paspor dan visa juga telah lengkap.
“Saat proses persiapan kemarin, terdapat lima jemaah calon haji yang gagal berangkat karena meninggal dunia. Mereka sudah masuk dalam pembagian kloter,” kata Suryani, Jumat (8/5/2026).
Selain lima jemaah tersebut, pihaknya juga menerima kabar duka dari seorang calon jemaah asal Kecamatan Sumbergempol yang sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Baca juga : Marhaban, Sapi Kontes Berbobot 1,1 Ton Asal Kediri Ditawar Rp150 Juta
Menurut informasi terbaru, jemaah tersebut akhirnya meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.
“Kemarin ada informasi bahwa jemaah dari Sumbergempol yang sempat dirawat meninggal dunia,” ungkapnya.
Dengan demikian, total terdapat enam calon jemaah haji asal Tulungagung yang dipastikan batal berangkat pada musim haji tahun 2026 meskipun seluruh persiapan administrasi telah terpenuhi.
Suryani menjelaskan, salah satu jemaah yang meninggal dunia tersebut sebelumnya dijadwalkan berangkat bersama pasangannya. Namun hingga kini belum ada keputusan apakah pasangan yang ditinggalkan tetap akan berangkat atau tidak.
“Kalau pasangan ini memutuskan tidak berangkat, maka jumlah jemaah akan berkurang lagi,” jelasnya.
Ia menambahkan, sesuai aturan yang berlaku, biaya keberangkatan ibadah haji milik jemaah yang meninggal dunia dapat dialihkan kepada ahli waris. Namun apabila tidak ada ahli waris yang memenuhi syarat, maka keberangkatan dibatalkan dan dana yang telah dibayarkan akan dikembalikan.
Jika ahli waris bersedia menerima pelimpahan porsi haji, maka keberangkatan baru dapat dilakukan pada musim haji tahun 2027.
Saat ini, jumlah calon jemaah haji asal Tulungagung yang dijadwalkan berangkat masih tercatat sebanyak 1.179 orang. Namun data tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu hingga jadwal keberangkatan tiba.
“Perubahan data jumlah jemaah bisa terjadi karena ada yang sakit atau meninggal dunia. Bahkan jumlah jemaah bisa bertambah jika ada kuota kosong dari kota atau kabupaten lain,” pungkasnya.***
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin






