Tiga Sapi Limousin Bobot 1 Ton Lebih Diusulkan Jadi Hewan Kurban Banpres 2026 di Tulungagung

Tiga Sapi Limousin Bobot 1 Ton Lebih Diusulkan Jadi Hewan Kurban Banpres 2026 di Tulungagung
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Tulungagung, Agus Suswantoro saat memberikan keterangan terkait sapi kurban Banpres 2026 (isal)

Prabowo Subianto akan menyumbangkan satu ekor sapi kurban jenis limousin untuk masyarakat Kabupaten Tulungagung pada perayaan Idul Adha 2026. Saat ini, tiga ekor sapi dengan bobot lebih dari satu ton tengah diusulkan ke Sekretariat Negara (Setneg) RI untuk diseleksi sebagai hewan kurban bantuan presiden (Banpres).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Tulungagung, Agus Suswantoro mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari Setneg RI terkait permintaan penyediaan sapi kurban Banpres. Dalam surat tersebut, Setneg meminta satu ekor sapi limousin dengan berat minimal satu ton.

bayar PBB Kota Kediri

Menindaklanjuti permintaan itu, DPKH Tulungagung mengusulkan tiga ekor sapi yang memenuhi kriteria. Dua sapi berasal dari Kecamatan Karangrejo dan satu ekor lainnya dari Kecamatan Ngantru.

“Kami sudah usulkan tiga ekor sapi, saat ini prosesnya masih menunggu persetujuan Setneg RI. Tentunya dari Setneg RI nantinya akan melakukan seleksi untuk memilih satu ekor sapi,” kata Agus Suswantoro, Senin (18/5/2026).

Baca juga : DP2KBP3A Kabupaten Kediri Lakukan Pendampingan Psikologis bagi Anak Korban Dugaan Asusila Oknum Tokoh Agama

Menurut Agus, pihak Setneg RI nantinya akan melakukan survei langsung sebelum menentukan sapi yang akan dipilih sebagai hewan kurban Banpres. Setelah proses seleksi, Setneg juga akan melakukan negosiasi harga dengan peternak.

Biasanya, harga sapi Banpres bisa menembus lebih dari Rp100 juta. Namun, Setneg tetap akan menyesuaikan dengan harga pasar. Sebagai perbandingan, sapi kurban Banpres di Tulungagung tahun 2025 lalu dibeli dengan harga Rp99,5 juta.

“Pihak Setneg RI tentunya juga sudah mengetahui harga pasaran dan nantinya ada negosiasi harga. Untuk pembayaran langsung dari Setneg kepada peternak. Kami hanya menyiapkan saja,” ungkapnya.

Agus menambahkan, proses negosiasi diperkirakan selesai pekan ini mengingat Hari Raya Idul Adha 2026 jatuh pada Rabu (27/5/2026). Setelah transaksi selesai, DPKH akan kembali melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sapi terpilih sebelum dikirim ke lokasi penyembelihan.

Baca juga : Arus Ladu Diprediksi Masuk Kediri Pukul 18.00 WIB, BPBD Kota Kediri Siaga di Taman Brantas

Rencananya, sapi kurban Banpres 2026 akan diserahkan ke Masjid Syariful Muttaqin di Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.

“Setelah deal dan sudah dibeli, kami akan periksa lagi kesehatannya sekaligus dijemput untuk nantinya diserahkan kepada masjid penerimanya,” pungkas Agus.***

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto