Blitar, LINGKARWILIS.COM β Upaya pencarian seorang santriwati asal Kabupaten Kediri yang hilang setelah terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, masih belum membuahkan hasil. Hingga hari pertama pencarian pascakejadian, korban belum ditemukan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan tim gabungan telah melakukan pencarian secara intensif sejak Jumat (12/6/2026). Namun, hingga sore hari, operasi pencarian masih berstatus nihil.
“Hasil pencarian hari ini masih nihil. Operasi pencarian akan kami lanjutkan besok dengan harapan korban segera ditemukan,” ujar Wahyudi, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, proses pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, tim SAR gabungan, aparat terkait, hingga nelayan setempat. Dalam pelaksanaannya, operasi dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
Tim pertama melakukan penyisiran melalui jalur laut dan sepanjang garis pantai, sedangkan tim kedua menyisir jalur darat di sekitar lokasi kejadian dan kawasan pesisir yang berpotensi menjadi tempat korban terbawa arus.
“Pencarian dilakukan dari titik awal kejadian hingga beberapa lokasi yang diperkirakan menjadi arah pergerakan arus laut,” jelasnya.
Baca juga :Β Satlantas Polres Blitar Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Melalui Program Polisi Sahabat Anak
Wahyudi menerangkan, area pencarian diperluas hingga radius sekitar tiga kilometer dari lokasi korban dilaporkan hilang.
Ke arah barat, tim menyisir kawasan Pantai Umbulwaru yang berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung. Sementara ke arah timur, pencarian dilakukan hingga wilayah Pantai Tambakrejo, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto.
“Untuk jalur laut, pencarian dilakukan hingga jarak sekitar tiga kilometer ke arah timur maupun barat dari lokasi kejadian. Namun hingga saat ini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” katanya.
Sesuai prosedur operasi pencarian orang hilang di perairan, tim gabungan akan melanjutkan upaya pencarian selama tujuh hari.
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat rombongan santri dari salah satu pondok pesantren di Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, melaksanakan kegiatan outing class di Pantai Pangi pada Kamis (11/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan yang terdiri dari sepuluh santri dan didampingi ustazah berangkat dari pondok pada pagi hari dan tiba di lokasi wisata sekitar pukul 10.30 WIB.
Baca juga :Β Polres Tulungagung Ringkus Dua Pelaku Pencurian Spesialis Lintas Provinsi, Sempat Dilumpuhkan dengan Timah Panas
Saat menikmati suasana pantai, tiga santri dilaporkan terseret ombak besar yang datang secara tiba-tiba.
Ketiga santri tersebut masing-masing berinisial AZ (11), AM (10), dan Hr (9). AZ dan AM berhasil menyelamatkan diri setelah berusaha berenang ke tepi pantai dan mendapat pertolongan dari warga serta nelayan yang berada di sekitar lokasi.
Sementara itu, Hr (9) diduga terbawa arus dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Dua santri yang selamat telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas setempat, sedangkan operasi pencarian terhadap korban yang hilang terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai unsur penyelamat.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





