Haul ke-56 Bung Karno di Kediri Jadi Momentum Meneguhkan Semangat Kebangsaan

Haul ke-56 Bung Karno di Kediri Jadi Momentum Meneguhkan Semangat Kebangsaan
Kegiatan haul ke 56 Bung Karno di Situs Persada Sukarno Desa Pojok Wates Sabtu malam (ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air kembali digaungkan dalam peringatan Haul ke-56 Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang digelar di Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Sabtu malam (20/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Jati Diri Bangsa: Refleksi Perjuangan Bung Karno pada Haul ke-56” tersebut diselenggarakan oleh Situs Persada Soekarno Kediri bekerja sama dengan Organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia (PCTAI) dan Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia.

Acara berlangsung khidmat di Pendopo Sehat Tentrem Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia Merajut Perdamaian Nusantara dan menjadi puncak rangkaian kegiatan bertajuk Ruwat Agung Soekarno yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Peringatan haul dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, kalangan pemuda, pegiat budaya, hingga perwakilan organisasi lintas agama. Kehadiran beragam unsur masyarakat tersebut mencerminkan semangat persatuan dan nilai kebangsaan yang selama ini menjadi warisan perjuangan Bung Karno.

Baca juga : Dinas Perikanan Kabupaten Kediri Gencarkan Sosialisasi Larangan Setrum dan Bom Ikan

Ketua Panitia, Kus Hartono, dalam sambutannya menegaskan bahwa sosok Bung Karno tidak hanya dikenang sebagai tokoh sejarah, tetapi juga sebagai figur sentral yang meletakkan dasar-dasar kehidupan berbangsa dan bernegara bagi Indonesia.

Menurutnya, jasa besar Bung Karno sebagai Proklamator Kemerdekaan, penggali Pancasila, serta pemersatu bangsa patut terus dikenang dan dihargai oleh seluruh generasi penerus melalui doa dan pengamalan nilai-nilai perjuangannya.

“Momentum haul menjadi pengingat bagi seluruh rakyat Indonesia untuk tidak melupakan jasa para pendiri bangsa yang telah berjuang menghadirkan kemerdekaan serta meletakkan fondasi kehidupan bernegara yang kita nikmati hingga saat ini,” ujarnya.

Kus Hartono juga mengajak masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung untuk turut mendoakan Bung Karno dari tempat masing-masing sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang memiliki kontribusi besar bagi bangsa Indonesia.

Baca juga : Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026 di Kediri, Ini Pesan yang Disampaikan Ketum PBNU, Kyai Yahya Cholil Staquf

Sementara itu, Ketua Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia, R.M. Suhardono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan Ruwat Agung Soekarno hingga berlangsung dengan lancar.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan maupun hal-hal yang kurang berkenan bagi para peserta dan tamu undangan.

Suasana kebangsaan semakin terasa saat peserta mengikuti doa bersama melalui tradisi Kausaran yang kemudian dilanjutkan dengan doa lintas agama. Prosesi tersebut menjadi simbol kuat semangat toleransi, persaudaraan, dan upaya merawat harmoni dalam kehidupan berbangsa.

Rangkaian acara ditutup dengan selamatan, tumpengan, pembagian bubur sumsum, serta dialog kebangsaan yang berlangsung hangat. Forum tersebut menjadi ruang refleksi bagi para peserta untuk mengenang kembali pemikiran dan perjuangan Bung Karno sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebagai informasi, Bung Karno wafat pada 21 Juni 1970 dan dimakamkan di Kota Blitar, Jawa Timur. Setiap tahun, bulan Juni menjadi momentum bagi berbagai elemen masyarakat untuk mengenang jasa-jasa Sang Proklamator melalui kegiatan ziarah, doa bersama, diskusi kebangsaan, hingga refleksi nilai-nilai Pancasila yang diwariskannya. Peringatan haul tidak hanya menjadi agenda penghormatan terhadap tokoh bangsa, tetapi juga sarana menanamkan kembali semangat nasionalisme kepada generasi muda.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *