Blitar, LINGKARWILIS.COM – Warga Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, dibuat geger dengan aksi pembongkaran makam yang dilakukan oleh orang tak dikenal. Tak hanya merusak makam, pelaku diduga mengambil sebagian kain kafan dari jenazah yang baru dimakamkan.
Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian setelah videonya beredar luas di sejumlah platform media sosial sejak Jumat (7/8/2026). Dalam video yang beredar, terlihat bagian ujung makam dalam kondisi terbuka tepat di bawah nisan. Sementara itu, nisan tampak telah dipindahkan dan diletakkan begitu saja di sekitar makam.
Hal lain yang semakin membuat warga resah adalah ditemukannya sejumlah sobekan foto di sekitar lokasi makam. Hingga kini belum diketahui siapa pelaku maupun motif di balik pembongkaran makam tersebut, termasuk kaitannya dengan foto-foto yang ditemukan dalam kondisi robek.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah tersebut sebelumnya dimakamkan pada 27 Juli 2026. Namun, kondisi makam baru diketahui telah dibongkar pada Jumat (7/8/2026), atau sekitar 11 hari setelah pemakaman.
Baca juga : Garap Potensi Blitar Raya, Pemkot Blitar Matangkan Paket Wisata Terintegrasi
Pembongkaran diketahui tidak dilakukan secara keseluruhan. Bagian makam yang digali hanya dari area tengah hingga mendekati nisan. Lokasi makam sendiri berada di area pemakaman umum yang letaknya tidak jauh dari persawahan.
Setelah kabar pembongkaran makam tersebut viral, warga bersama keluarga kemudian kembali menutup bagian makam yang terbuka. Sejumlah warga juga melakukan pemantauan untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari keluarga terkait kejadian tersebut. Meski demikian, polisi telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Belum ada laporan ke kami,” ujar Samsul, Jumat (7/8/2026).
Meski belum ada laporan resmi, polisi meminta masyarakat tidak panik dan tetap menjaga situasi lingkungan. Warga juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari ketika kondisi di sekitar pemakaman relatif sepi.
Baca juga : Dua Hari Tak Pulang, Warga Ringinrejo Kediri Ditemukan Meninggal di Kolam Ikan Koi Blitar
Polisi mendorong masyarakat untuk mengaktifkan kembali patroli lingkungan guna mencegah terjadinya tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Apabila warga menemukan aktivitas mencurigakan atau mengetahui adanya gangguan keamanan, masyarakat dapat segera menghubungi kepolisian melalui layanan Call Center 110.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





