Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kecerobohan penanganan pasien dilakukan tenaga medis di RSUD Kilisuci Kota Kediri. Diduga karena diberi infus kadaluwarsa, Gazendra Zyandru Azmi Prasetya, salah satu pasien anak-anak mengalami gangguan serius.
Sesuai informasi dari Ariadi, orang tua pasien, gangguan yang mengkhawatirkan diketahui ketika anaknya buang air kecil, air seninya bercampur darah.
“begitu saya tahu air seninya bercampur darah saya panik dan segera minta rujuk pindah rumah sakit lain,tapi dari kemarin tidak bisa” ujar Ariadi, Jumat ( 5/01/ 2024) malam.
Ariadi menduga gangguan serius yang dialami anaknya dipicu karena pemberian infus kadaluwarsa.
Baca Juga: Program Lima Hari Sekolah di Kota Kediri Tahun 2024 Jalan Terus
“kemarin saya temukan anak saya diberi infus kadaluwarsa, habis masa pemakaian sejak 30 Desember, namun sudah kami komplain ke petugas medis tapi katanya tidak apa-apa” tambahnya.
Ariadi juga mencari informasi dari rekannya yang berprofesi sebagai tenaga medis dan disarankan segera dirujuk ke rumah sakit lain
“pemberian infus kadaluwarsa sangat berisiko, makanya kami bersikeras minta pindah rumah sakit,” ucapnya.
Baca Juga: Terlentang di Dalam Kamar Kos, Warga Kandangan Kediri Ditemukan Tewas
Sementara itu dr Tutik Mahanani, Direktur RSUD Kilisuci Kota Kediri dihubungi jurnalis Lingkarwilis.com via telepon tidak menjawab karena hanya terdengar nada memanggil. Sedangkan dihubungi via WA hanya centang satu.***
Editor : Hadiyin





