Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 171 atlet muaythai dari berbagai daerah di Jawa Timur bersiap menunjukkan kemampuan dalam Lamongan Muaythai Championship I 2026. Kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (18–20/9/2026), di SMA Negeri 1 Ngimbang, Kabupaten Lamongan.
Para peserta berasal dari 28 camp yang tersebar di sejumlah daerah. Bahkan, kejuaraan tersebut turut menarik peserta dari luar Jawa Timur. Tercatat, satu atlet asal Bali ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Ketua Panitia Lamongan Muaythai Championship I 2026, Ade Sed yatna Wirawan, mengatakan jumlah peserta sebenarnya masih berpotensi bertambah. Namun, panitia memutuskan membatasi pendaftaran dengan mempertimbangkan kesiapan teknis pelaksanaan pertandingan.
“Kalau tidak dibatasi, ada saja yang ingin mendaftar. Dan, dari 171 peserta itu, satu peserta datang dari Bali,” kata pria yang akrab disapa Wawan, Kamis (17/9/2026).
Para atlet yang mengikuti kejuaraan tersebut berasal dari berbagai kelompok usia, mulai tingkat SD, SMP hingga SMA. Mereka akan bertanding sesuai jenjang serta kelas yang telah ditentukan, meliputi pra-junior, junior dan senior.
Kontingen Lamongan menjadi salah satu daerah dengan jumlah peserta cukup besar dalam kejuaraan tersebut.
“Tentu, kita dari Lamongan atlet yang ikut paling banyak,” terangnya.
Pemilihan SMAN 1 Ngimbang sebagai lokasi pertandingan juga memiliki alasan tersendiri. Sekolah tersebut selama ini menjadi salah satu tempat pengembangan atlet muaythai di Kabupaten Lamongan.
Dari camp tersebut, telah lahir puluhan atlet olahraga combat yang kemudian mencatatkan prestasi dalam berbagai kompetisi, baik di tingkat regional maupun nasional.
Menurut Wawan, Lamongan Muaythai Championship I 2026 tidak sekadar menjadi arena pertandingan. Kejuaraan tersebut juga menjadi wadah mempertemukan atlet dari berbagai daerah sekaligus mengukur kemampuan mereka.
Selain itu, kompetisi ini dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda olahraga yang lebih besar, khususnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Baca juga : Kejurprov PERSANI Jatim 2026 Jadi Ajang Pemkab Kediri Bidik Atlet Senam Masa Depan
“Selain ajang silaturahmi atlet combat, juga sebagai ajang pemanasan untuk mempersiapkan atlet mengikuti Porprov Jawa Timur 2027 mendatang,” ujar Wawan.
Ia menambahkan, pertandingan tersebut sekaligus dapat menjadi sarana bagi masing-masing daerah untuk melakukan pemantauan terhadap kemampuan atlet yang dimiliki.
“Setidaknya untuk seleksi atlet dan evaluasi masing-masing daerah,” pungkasnya.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin






Response (1)