Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Hujan lebat yang disertai angin kencang kembali melanda wilayah Kabupaten Lamongan, Senin sore (22/12/2025). Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan gapura besar di sisi selatan kompleks Gedung Pemerintah Kabupaten Lamongan roboh.
Insiden ambruknya gapura terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Seluruh konstruksi bangunan runtuh dan menimpa sebuah kendaraan roda tiga milik pedagang yang sedang terparkir di area tersebut. Akibat kejadian itu, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Tak hanya di kawasan Pemkab, dampak angin kencang juga dirasakan di sejumlah titik lain. Di area Pasar Tingkat Lamongan, sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa lapak tambal ban. Peristiwa itu mengakibatkan pemilik lapak bernama Ahmad Parman mengalami luka, serta merusak dua sepeda motor milik pelanggan yang tengah diperbaiki.
“Saat itu saya sedang menambal motor, tiba-tiba pohon roboh dan langsung menimpa lapak serta saya,” tutur Ahmad Parman.
Baca juga : SPPG di Kota Kediri Berjumlah 29 Unit, Tapi Hanya 11 Unit yang Menggunakan Air PDAM
Data sementara mencatat, pohon tumbang juga terjadi di beberapa lokasi lain, di antaranya di Jalan Ahmad Dahlan tepatnya di depan Kantor Dinas Pendidikan Lamongan, kawasan depan Dinas Perhubungan, depan RSUD dr. Soegiri Lamongan, serta robohnya kanopi salah satu kafe di wilayah Lamongrejo. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam rangkaian peristiwa tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, M. Naim, menyampaikan bahwa pihaknya bersama petugas pemadam kebakaran, TNI-Polri, dan masyarakat setempat langsung melakukan penanganan darurat serta pembersihan material pohon tumbang.
“Kami segera bergerak bersama tim gabungan untuk mengevakuasi pohon-pohon yang roboh agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” ujar Naim.
Baca juga : Peringatan Hari Ibu 2025, Prosesi “Kediri Ngunduh Mantu” Satukan 44 Pasang Pengantin
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan deras dan angin kencang masih diprediksi terjadi dalam beberapa hari ke depan di wilayah Lamongan.
Masyarakat diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar serta memastikan lingkungan sekitar dalam kondisi aman guna meminimalisir risiko saat cuaca ekstrem terjadi.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





