Kediri, LINGKARWILIS.COM – Polisi bergerak cepat pasca kerusuhan yang melanda Kota Kediri pada Sabtu (30/8/2025) sore hingga malam hari.
Belasan orang telah diamankan karena diduga terlibat dalam pengrusakan hingga pembakaran sejumlah fasilitas vital, termasuk kantor kepolisian dan Gedung DPRD Kota Kediri.
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, proses hukum masih terus berjalan dan pendalaman terhadap para pelaku terus dilakukan.
“Hingga saat ini yang kami amankan ada 14 orang, tapi belum rilis karena masih kita dalami siapa siapa aktor intelektual dibalik ini,” ujar Anggi usai patroli gabungan harkamtibmas, Minggu (31/8/2025).
Massa Rusak Museum Bhagawanta Bhari, Arca Ganesha dan Wastra Khas Kediri Hilang
Menurutnya, para pelaku melakukan berbagai macam aksi dalam peristiwa tersebut, mulai dari pengrusakan, pembakaran, hingga percobaan pencurian. Bahkan, salah satu orang yang diamankan sempat mencoba menjarah sepeda motor milik anggota polisi.
“Mereka melakukan macam-macam, tapi masih kita dalami,” tegas Anggi.
Selain melakukan penindakan, pihak kepolisian juga sedang mendata total kerugian material serta fasilitas yang rusak akibat kerusuhan itu.
Kronologi Kerusuhan
Kericuhan bermula saat massa mendatangi Mako Polres Kediri Kota, Sabtu (30/8/2025) sore. Massa melempari petugas dengan batu dan botol air mineral, serta merusak sejumlah fasilitas. Sejumlah sepeda motor dibakar, bahkan mobil dinas milik anggota juga ikut dirusak.
Situasi kian memanas ketika massa bergerak ke Gedung DPRD Kota Kediri. Bangunan tersebut akhirnya hangus terbakar, menambah daftar panjang kerugian akibat aksi anarkis tersebut.
Polisi memastikan akan menindak tegas siapapun yang terbukti melakukan pengrusakan, pembakaran, maupun penjarahan.
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





