Daerah  

CFD di Alun-alun Tulungagung Dihentikan Sementara, Alasannya  Karena PKL dan Sampah, Begini Penjelasannya

Plt Kabid Kesjal, Dishub Tulungagung, Zaenal Abidin saat berbicara soal penghentian kegiatan CFD di Tulungagung (isal)
Plt Kabid Kesjal, Dishub Tulungagung, Zaenal Abidin saat berbicara soal penghentian kegiatan CFD di Tulungagung (isal)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM  – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di area alun-alun Tulungagung resmi diberhentikan sementara mulai Minggu (23/6/2024).

Langkah ini diambil oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung akibat semakin maraknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di area CFD, sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat yang berolahraga.

banner 400x130

Plt Kabid Keselamatan Jalan (Kesjal) Dishub Tulungagung, Zaenal Abidin, menjelaskan bahwa pemberhentian kegiatan CFD dilakukan karena banyaknya keluhan dari masyarakat yang merasa tidak nyaman saat berolahraga.

Baca juga : Kerja Keras dan Komitmen Tinggi Tim Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Kediri Buahkan Hasil Paripurna

“Kalau dulu awal-awal pedagangnya sedikit, sekarang kedua sisi bahu jalan di alun-alun sudah penuh pedagang, sehingga jogging tracknya semakin sempit. Selain itu, kawasan alun-alun juga jadi banyak sampah berserakan,” kata Zaenal Abidin, kemarin.

Zaenal mengungkapkan bahwa fungsi kegiatan CFD saat ini sudah mulai berubah dari yang semula khusus untuk berolahraga seperti jalan sehat hingga lari, menjadi kawasan wisata kuliner karena banyaknya pedagang yang berjualan.

Akibatnya, semakin banyak masyarakat yang datang ke alun-alun Tulungagung pada saat CFD, namun mayoritas pengunjung justru berburu kuliner alih-alih berolahraga.

Baca juga :  PKD Kelurahan Rejomulyo dan Balowerti Kota Kediri Sudah Terisi dan Langsung Dilantik

“Minggu kemarin atau pada Minggu (16/6/2024) itu kami sempat mendatangi satu keluarga dan ternyata mereka dari luar Tulungagung dan sedang berwisata. Karena fungsi CFD sudah berubah, sementara kami hentikan kegiatan tersebut,” ungkap Zaenal.

Atas penghentian kegiatan CFD ini, Dishub Tulungagung belum menentukan kapan CFD akan kembali diadakan. “Kami belum tahu sampai kapan kegiatan CFD ini dihentikan, karena kami masih harus menata agar kegiatan CFD ke depan tidak lagi menimbulkan permasalahan serupa,” jelas Zaenal.

Dishub Tulungagung sebagai leading sector pelaksanaan kegiatan CFD berencana untuk menata ulang agar pelaksanaan CFD tidak lagi semrawut dan dapat berjalan tertib serta nyaman bagi masyarakat yang berkunjung maupun bagi PKL itu sendiri.***

Reporter : Sholeh

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *