PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Penjaringan calon peserta didik Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo resmi tuntas. Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Ponorogo menetapkan 125 siswa terpilih untuk mengisi jenjang SD, SMP, dan SMA. Para siswa ini akan menempati asrama di kompleks Sentra Industri Kecil Menengah (IKM), Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan.
Plt. Kepala Dinsos Kabupaten Ponorogo, Arief Effendi, mengungkapkan bahwa para siswa terbagi dalam lima rombongan belajar: satu kelas SD, dua kelas SMP, dan dua kelas SMA. Pengumuman resmi dilakukan melalui SK Bupati Ponorogo Nomor 100.3.3.2/ARH/570:405.10/2025.
“Alhamdulillah proses seleksi telah rampung, dan berdasarkan keputusan bupati, telah ditetapkan 125 siswa yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat,” ujar Arief, Selasa (24/6/2025).
Baca juga : Bus Wisata Gratis, Cara Pemkab Kediri Promosikan Destinasi Unggulan
Sebelum menetapkan nama-nama siswa, Dinsos melakukan verifikasi langsung ke rumah calon siswa (door to door) guna memastikan kesiapan dan dukungan keluarga. Hal ini penting mengingat seluruh siswa akan tinggal di lingkungan asrama.
“Selain faktor kesiapan mental dan dukungan keluarga, kami juga memastikan kondisi kesehatan calon siswa. Bagi yang benar-benar siap dan layak, mereka kami prioritaskan untuk mengikuti tahun ajaran baru,” imbuhnya.
Arief menambahkan bahwa seluruh siswa yang terpilih telah dinyatakan sehat berdasarkan hasil pemeriksaan medis. Namun, bila ditemukan kebutuhan pengobatan, pihaknya berkomitmen menyediakan layanan kesehatan yang diperlukan sesuai arahan tenaga medis.
Baca juga : Kejaksaan Sita Lebih dari Rp 3,1 Miliar dalam Kasus Dana BOS SMK 2 PGRI Ponorogo
“Karena mereka akan tinggal di asrama, semua kebutuhan mulai dari perlengkapan sekolah hingga kebutuhan pribadi akan kami fasilitasi. Tujuannya agar para siswa merasa nyaman dan bisa fokus belajar,” tutup Arief.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin





