Dukung Pekerja Perempuan, Pemkab Lamongan Resmikan TPA Lovely Daycare

Dukung Pekerja Perempuan, Pemkab Lamongan Resmikan TPA Lovely Daycare
DP3AKB Launching Taman Pengasuh Anak Lovely Daycar yang berada di perumahan Tlogorejo Residence.(Suprapto)

Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) resmi meluncurkan Taman Pengasuh Anak (TPA) Lovely Daycare, Rabu (30/9/2026).

Fasilitas pengasuhan anak tersebut berada di Perumahan Tlogorejo Residence, Kelurahan Tlogoanyar, Lamongan. Peresmian dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lamongan M. Nalikan dan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lamongan Anis Kartika Wati Yuhronur Efendi.

Kehadiran Lovely Daycare menjadi salah satu bentuk dukungan Pemkab Lamongan terhadap perempuan, khususnya mereka yang bekerja. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu pekerja perempuan menjalankan aktivitas pekerjaan tanpa harus mengabaikan kebutuhan pengasuhan anak.

Kepala DP3AKB Kabupaten Lamongan Aini Mas’idha mengatakan, penyediaan TPA merupakan respons pemerintah terhadap meningkatnya jumlah perempuan yang masuk dalam dunia kerja.

Baca Juga : Pasca Tragedi KMP Virgo Transport 8, Kapal Penumpang di Paciran Lamongan Diperiksa Ketat

Menurutnya, pemerintah perlu menyediakan alternatif pengasuhan yang aman agar perempuan pekerja dapat menjalankan tugasnya dengan lebih tenang tanpa terus dihantui kekhawatiran mengenai kondisi anak selama ditinggalkan bekerja.

“Jadi pemerintah berusaha hadir untuk menyiapkan taman pengasuhan anak ini. Kita tahu fenomena sekarang, pekerja wanita porsinya lebih banyak. Sehingga agar pekerja wanita bisa bekerja dengan baik dan tidak khawatir dengan pengasuhan anaknya di rumah, pemerintah menyiapkan taman pengasuhan anak ini,” ujar Aini.

Ia menjelaskan, pendirian Lovely Daycare juga merupakan tindak lanjut atas Surat Keputusan Bersama (SKB) enam kementerian yang mendorong pemerintah daerah maupun lembaga pemerintah untuk memfasilitasi penyediaan tempat pengasuhan anak.

“Yang difasilitasi pemerintah ini memang yang pertama. Kami merespons surat dari kementerian, SKB enam menteri, bahwa salah satunya pemerintah daerah maupun lembaga pemerintah pusat harus bisa memfasilitasi adanya TPA,” jelasnya.

Aini menyebut Lamongan menjadi salah satu dari empat kabupaten/kota di Jawa Timur yang telah merespons kebijakan tersebut. Bahkan, TPA yang diinisiasi langsung oleh pemerintah daerah tersebut menjadi salah satu yang terbaru di Jawa Timur.

Menurutnya, keberadaan TPA di sejumlah kecamatan maupun kota selama ini lebih banyak berasal dari lembaga tertentu, sementara pemerintah berperan dalam pembinaan. Berbeda dengan Lovely Daycare yang sejak awal merupakan inisiatif Pemkab Lamongan.

Baca juga : Pemkab Kediri Jadwalkan Pembentukan Dispora pada 2028

Dalam operasionalnya, Lovely Daycare menerapkan rasio pengasuh dan anak sesuai ketentuan. Saat ini tersedia dua orang pengasuh sehingga kapasitas layanan sementara dibatasi maksimal 10 anak.

“Regulasinya satu pengasuh untuk anak usia 1 sampai 4 tahun maksimal hanya lima anak. Karena saat ini kami punya dua pengasuh, maka kami buka maksimal untuk 10 anak asuh,” terang Aini.

Apabila jumlah peminat meningkat, DP3AKB akan mempertimbangkan penambahan tenaga pengasuh agar kapasitas layanan dapat diperluas.

Dari sisi fasilitas, Lovely Daycare dilengkapi sejumlah ruang yang dirancang untuk mendukung kenyamanan dan keamanan anak. Di antaranya ruang makan tersendiri, ruang tidur dengan pendingin udara serta aula yang juga dilengkapi AC.

Orang tua juga tetap dapat memantau aktivitas anak melalui sistem pemantauan yang terhubung dengan telepon seluler. Dengan demikian, meski anak berada di tempat pengasuhan, orang tua tetap dapat mengikuti perkembangan mereka.

“Harapannya orang tua tetap hadir. Jadi di samping hanya sebagai monitor, orang tua harus tetap tahu tumbuh kembang anak, meskipun anak dititipkan di sini,” ungkap Aini.

Ia berharap Lovely Daycare dapat memberikan manfaat bagi pegawai perempuan di lingkungan Pemkab Lamongan maupun masyarakat secara lebih luas. Keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengembangan tempat pengasuhan anak di wilayah lainnya.

“Harapannya TPA ini bisa memberikan manfaat, terutama untuk pegawai-pegawai wanita yang ada di Kabupaten Lamongan dan tentunya untuk masyarakat Kabupaten Lamongan secara khusus,” tuturnya.

Selain mendukung perempuan pekerja, keberadaan TPA Lovely Daycare juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas tumbuh kembang anak. Program tersebut sekaligus diarahkan menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka stunting di Kabupaten Lamongan.

“Dengan adanya TPA ini, harapannya juga bisa menjadi salah satu tempat yang ikut menanggulangi angka stunting, sehingga angka stunting semakin turun,” pungkasnya.***

Reporter: Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *